Ditantang Debat Terbuka Soal Dwifungsi TNI, Luhut Tak Berani Hadapi Langsung, Malah Minta Tolong Anak Buah


[PORTAL-ISLAM.ID]  Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nassidik menantang debat terbuka Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengenai rencana masuknya perwira TNI aktif di kementerian dan lembaga sipil. Demokrat tak sepakat dengan bangkitnya Dwifungsi TNI.

Tantangan dilontarkan Rachland melalui akun Twitter pribadinya @RachlanNashidik, Jumat (22/2/2019) kemarin. Dalam cuitannya, Rachland juga melampirkan foto berita berjudul 'Perwira Aktif TNI Masuk Lembaga Sipil, Luhut : Ada yang Keberatan?'

"Saya keberatan. Saya undang Luhut Binsar Pandjaitan berdebat terbuka mengenai ini menghadapi saya," tutur Rachlan.

Kepada media Rachland mengatakan bahwa Luhut adalah buldozer politik milik Presiden Joko Widodo. Rachland menegaskan bahwa dirinya siap untuk menghadapi Luhut secara terbuka.

"Harus ada yang berani menghadapi," ucap Rachland.

Namun tantangan itu rupanya tak berani dihadapi langsung.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan enggan melayani tantangan debat yang dilayangkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nassidik terkait rencana pengaktifan kembali perwira TNI di kementerian dan lembaga sipil.

"Ya enggak usah (debat dengan Rachland) lah nanti suruh kasih anak-anak itu yang debat sama dia," ujar Luhut di Hotel Alila, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019), seperti dilansir CNNIndonesia.

Rupanya cuma segitu nyalinya.

Jadi teringat dulu sesumbar di TV soal reklamasi.. ehh gak berdaya setelah akhirnya reklamasi ditutup Anies.