Gubernur Anies Sukses Benahi Jakarta, Kini Urus Transportasi di Jabodetabek


[PORTAL-ISLAM.ID]  Jakarta – Kesuksesan Gubernur DKI Jakarta dalam membenahi dan memajukan Jakarta hanya dalam masa satu tahun, membuatnya kini mengurusi tugas yang lebih besar lagi.

Anies mengaku sudah diberikan arahan oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla, tentang pengelolaan transportasi Jabodetabek. Pengelolaan transportasi tersebut nantinya akan dipegang penuh oleh DKI Jakarta.

“Kemarin, ada ratas bidang transportasi dan kita sampaikan arahan harus dibuat sederhana di Jakarta. DKI, kemarin ditanya ‘siap untuk memegang kendali transportasi di DKI?’ Secara prinsip, DKI siap ditugaskan pak Presiden dan pak Wapres lebih detail arahan yang diberikan Presiden kemarin,” ucap Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu 9 Januari 2019.

Nantinya, menurut Anies, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, akan menambah jangkauan transportasi kendaraan umum massal, yang akan menjangkau wilayah Bodetabek.

Menurut Anies, DKI Jakarta akan memulai penataan di dalam wilayah DKI kemudian baru di luar DKI.

“Nantinya akan menambahkan jangkauan kendaraan umum massal dan perencanaan transportasi serta mengintegrasikan antarmoda dan mengintegrasikan antar transportasi dengan perencanaan kawasan,” ucapnya.

Anies mengaku permasalahan Jakarta adalah mengatur kendaraan umum yang menyebabkan kemacetan dan kerugian sebesar Rp 100 triliun. Hal itu terjadi karena kewenangannya tersebar dan harus dikonsolidasikan.

Nantinya DKI juga mengelola jalanan nasional yang berjumlah 38 ruas.

“Sebanyak 35 jalan sudah kami kelola, 13-nya belum. Nanti akan dikelola kami juga. Dikelola ya bukan aset,” ujarnya.

Selain itu, Anies juga akan membuat perencanaan kawasan parkir, sehingga memberikan kebiasaan kepada warga Bodetabek, untuk menggunakan transportasi umum massal yang sudah dipersiapkan pemerintah.

“Intinya adalah arahnya memulai di dalam DKI, kemudian keluar dan menambah jangkauan kendaraan umum massal. Ke depannya adalah bagaimana perancanaan transportasi bisa terintegrasi antarmoda, transportasi dengan perencanaan kawasan parkir,” tuturnya. [VIVA, DLL]