Ahmad Dhani, Artis Mapan yang Idealis


[PORTAL-ISLAM.ID]  Kalau Dhani tidak ikut dalam hiruk pikuk politik demi membela kebenaran dan idealisme yang ada di hatinya, dia tidak harus digelandang ke rutan Cipinang atas cuitan yang amat sangat sepele sebetulnya.

Saya pernah punya tabloid hiburan, sehingga saya tau persis keberadaan dan perjalanan karier Dhani di dunia hiburan.

Sebelum terjun ikut berpolitik, hidup Dhani sebagai artis multi talenta (penyanyi, musisi, manajer artis, penulis lagu, komposer, produser rekaman, dan pengusaha) sebetulnya tergolong super mapan. Puluhan artis sudah dibesut dan berhasil dijadikan penyanyi kondang, termasuk Agnes Monica yang sekarang demikian melegenda.

Singkat cerita, Dhani adalah sosok artis papan atas, uang milyaran mengalir tiap bulan. Bukan hanya dari artis-artis yang dimanajeri, dan juga bayaran off air-nya yg sekali manggung paling murah bayarannya Rp 200 juta, tapi juga dari royalty lagu-lagu ciptaannya yg selalu hits. Pundi-pundi uang Dhani makin berisi, karena dia juga berbisnis rumah karaoke, rekaman, dan bisnis yg berkait hiburan lainnya.

Namun kemapanan materi ini ternyata tak begitu saja membuatnya puas dalam kehidupan ini, Dhani yang dekat dengan Gus Dur kemudian memilih PKB sebagai tempat awal berlabuh di dunia politik.

Namun saat PKB akhirnya jatuh ke Muhaimin, Dhani hengkang. Sempat off sesaat kemudian Dhani pun berlabuh di Gerindra dan saat ini ikut Nyaleg utk DPR RI untuk Dapil Jawa Timur, tepatnya Surabaya dan sekitarnya.

Dhani yg memang kadang terlihat “lebay” dan arogan ini, sebetulnya tidaklah seperti yg tampak. Ia sosok yang cerdas, dan justru tidak sombong dalam kehidupan sehari-hari.

Inilah jalan hidup, mungkin sekarang Dhani tidak peroleh keadilan, namun suatu hari Insyaallah dia akan ikut menegakkan keadilan bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk rakyat banyak.

Semoga anak -anak Dhani kuat, juga Mulan yg saat ini juga Nyaleg kalau tidak salah untuk daerah Garut dan Tasikmalaya akan terus berjuang meneruskan cita-cita Dhani.

Penulis: Naniek S. Deyang