TERUNGKAP! Element: Seharusnya Malam Itu Kami yang Manggung, Bukan Seventeen...


[PORTAL-ISLAM.ID]  Kabar duka yang datang dari grup band Seventeen karena terkena musibah tsunami di wilayah pesisir pantai Banten dan Lampung pada Sabtu 22 Desember 2018 malam ternyata menyimpan sebuah kisah.

Sebelum Seventeen dipilih untuk mengisi acara Gathering PLN di Tanjung Lesung Beach Resort, Pandeglang Banten, ternyata Element terlebih dahulu dipilih untuk mengisi acara itu.

Hal tersebut disampaikan oleh vokalis dan drummer Element, Ferdy Taher dan Didi Riyadi dalam video unggahan channel YouTube Rans Entertainment pada Ahad, 23 Desember 2018.

Ferdy dan Didi menuturkan kronologi band-nya yang diminta untuk mengisi hingga akhirnya batal.

Ferdy mengatakan bahwa segala persiapan untuk Element manggung sudah dipersiapkan oleh pihak penyelenggara. Hingga sampai detail transportasi serta kamar dan harga sudah ditentukan hingga pihak Element juga sudah mengosongkan acara demi bisa manggung di sana.

"Sebenarnya Element yang main di acara itu, sudah deal, sudah kirim-kiriman, rider, deal harga, kamar, segala macam, sudah oke. Kita sudah blok juga tanggalnya," ungkap Ferdy.

Kabar pembatalan Element untuk manggung juga dinilai mendadak mengingat persiapan dan kesepakatan dua pihak yang sudah dilakukan. Namun Ferdy mengaku jika dirinya saat itu merasa ikhlas atas pembatalan yang tiba-tiba itu.

"Tahu-tahu dikabarin, 'maaf Element kita enggak jadi, kita pakainya Seventeen'. Wah, ya udah deh enggak apa-apa, belum rezeki," lanjut Ferdy.

Lalu pada Ahad, 23 Desember 2018, Ferdy mengaku terkejut dengan kabar tsunami yang melanda wilayah pesisir Banten dan Lampung semalam.

"Tapi ya di situ, pas tadi pagi (dengar berita soal tsunami) itu kaget. Ini acara semalem nih, seharusnya kita yang main di sini," ujar Ferdy.

Awalnya, pagi hari Didi Riyadi menelepon rekan-rekannya di Element termasuk Ferdy.

"Lu udah ngumpul belum nyawanya, nih tahu enggak acara kita tadi malem, yang harusnya kita (yang isi)," kata Ferdy menirukan kalimat Didi di telepon.

Ferdy seketika langsung syok mendengar ucapan Didi di telepon.

Didi juga semakin merasa sedih kala tahu peristiwa itu terjadi di akhir pekan, di mana orang-orang pasti banyak yang mengajak keluarganya untuk turut serta.

"Ya memang acara weekend kan pasti bawa keluarga," ungkap Didi.

Didi pun mengaku masih terbayang-bayang jika saja Element jadi mengisi acara tersebut, bisa jadi kini ia sudah turut menjadi korban tsunami.

"Cuma memang yang bikin gue shock banget itu, kepikir kalau Element yang jadi main, mungkin hari ini gue belum tentu ada di sini kali," kata Didi.

Dengan wajah sedih, Didi juga mengungkapkan kesedihan lantaran Element juga kenal baik dengan personel Seventeen.

"Teman-teman Seventeen bukan orang lain. Kita juga kenal, kalau ketemu tegur-teguran dan lain-lain, makanya kaget banget," kata Didi.

Kabar terakhir pada Selasa, 25 Desember 2018 siang, personel Seventeen yang selamat hanyalah Ifan sang vokalis.

Sementara yang lain, seperti Bani sebagai bassist dimakamkan di Yogyakarta dan Herman sebagai gitaris dimakamkan di Tidore, Maluku Utara.

Andi sang drummer juga ditemukan meninggal dunia.

Tim Seventeen yang lain juga ditemukan meninggal dunia, seperti Oki Wijaya sebagai road manager dan Ujang sebagai stage manager.

Istri dari Ifan Seventeen, Dylan Sahara yang meninggal dunia juga sudah dimakamkan di tanah kelahirannya di Ponorogo.

Sumber: Tribun