Rizal Ramli: Kasian.. saking rindunya “berprestasi”, Jokowi diberikan laporan ecek-ecek


[PORTAL-ISLAM.ID] Ekonom senior yang juga mantan Menko Perekonomian dan Menko Kemaritiman, Dr. Rizal Ramli, mengungkap Klaim Bombastis terlampauinya Target Penerimaan APBN 2018.

Hal ini terkait klaim Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Ini pertama kalinya penerimaan negara akan mencapai melebihi apa yang ada di dalam UU APBN," jelas Sri Mulyani, Rabu (5/12) pekan lalu.

Menurut catatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) penerimaan negara per 30 November 2018 baru mencapai Rp 1.654,5 triliun atau 87,3 persen dari target dalam APBN 2018 yang sebesar Rp 1.894 triliun.

Bilapun 100 persen realisasi penerimaan benar tercapai di akhir tahun 2018, terlalu bombastis bila Sri Mulyani menyatakan bahwa hal ini baru pertama kali terjadi. Menurut catatan, pada tahun 2007 dan tahun 2008 juga pernah terjadi realisasi penerimaan negara melampaui target APBN

"Kasian, saking rindunya “berprestasi” .. Mas @jokowi diberikan laporan ece2 (artificial) 😀😀🙏, tax ratio rendah kok," ujar Rizal Ramli melalui akun twitternya, Senin (10/12/2018).

Prestasi internal keuangan pemerintah malah sedang jeblok-jebloknya. Indikatornya adalah berdasarkan rasio penerimaan pajak (tax ratio) dan keseimbangan primer.