Relawan Prabowo-Sandi Jawab "Kasihan" Megawati Terhadap Prabowo


[PORTAL-ISLAM.ID]  Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengakui memiliki keterbatasan. Keterbatasan itu adalah tidak memiliki dan bisa "mengatur" pemberitaan media massa.

Wakil Direktur Relawan Prabowo-Sandi, Yahdil Abdi Harahap mengatakan, tim Prabowo-Sandi tidak hanya menyampaikan kritik yang membabi buta terhadap pemerintah.

"Tapi selain kritik, kita juga memberikan solusi atas kritik itu," tegas Yahdil dalam diskusi bertajuk "Narasi Gaduh, Politik Kisruh" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 17 November 2018.

Misalnya, soal impor pangan. Tim Prabowo-Sandi mengktik keras impor beras saat petani lokal panen besar-besaran. Disampaikan, pemerintah harusnya menggunakan data yang tunggal, valid dan bisa dipercaya terakit impor.

Namun demikian, lanjut Yahdil, media massa justru lebih tertarik dengan kritikan yang disampaikan pihaknya.

"Media memang lebih tertarik pada kritiknya. Sementara solusinya kebetulan tidak tercover oleh media," pungkas mantan anggota DPR dari PAN itu.

Dalam pidato pembekalan Caleg PDIP di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/11), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku terganggu dengan orang-orang yang ada di sekeliling Prabowo.

Menurut Megawati, orang-orang di sekeliling ketua umum Partai Gerindra itu kerap mengkritik pemerintahan Jokowi-JK dengan cara yang tidak pantas. "Kan kasihan ya. Kalau saya bilang, kasihan Beliau (Prabowo). Kenapa orang di lingkungannya seperti begitu?" ungkapnya.

Sumber: RMOL