Ironman dan Sejarah Partai Emak-Emak


[PORTAL-ISLAM.ID]  Partai Emak-Emak? Memang ada? Setidaknya nama ini begitu booming dan meratulela di dunia maya. Seperti apa sejarahnya?

Di atas panggung pada saat pendaftaran capres-cawapres 2019 di KPU Jakarta Pusat, Jumat 10 Agustus 2018 Sandiaga Uno yang merupakan cawapres 2019 mengatakan, "Begitu banyak partai di sini yang belum ada adalah partai emak-emak. Partai emak-emak juga terepresentasi di sini dan kami akan berjuang buat partai emak-emak."

Tak lama kemudian, emak-emak langsung berdiri memberikan standing applause.

"Kami ingin harga-harga terjangkau. Kami ingin harga-harga stabil. Kami ingin percepatan Indonesia yang bersih. Insya Allah."

Melalui media sosial, mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, "Kami ingin suara ‘emak-emak’ yang ingin harga-harga kebutuhan pokok stabil dan terjangkau didengar. Kita ingin menghadirkan biaya hidup yang terjangkau untuk seluruh masyarakat dan membuka seluas-luasnya lapangan kerja di Indonesia."

Sandi mengaku emak-emak sebagai salah satu target di Pilpres 2019 yang harus ditingkatkan kehidupannya. Sandi menyebutnya sebagai perjuangan untuk partai emak-emak.

Emak-emak dipersilakan untuk membentuk forum relawan di Pilpres 2019. Jika forum itu terbentuk, ia janji untuk datang dan meresmikannya.

Saat di Ancol, Ahad 12 Agustus ia mengatakan, “Ya tentunya silakan emak-emak membangun relawan. Silakan berpartisipasi dan saya sangat yakin nanti dijadwalkan membuka ruang yang luas buat emak-emak di seluruh Indonesia untuk didatangi,” katanya.

Dia media sosial rupanya sudah ada akun Partai Emak-Emak @partaiemak2. Salah satu yang meramaikan adalah pegiat pemberdayaan perempuan yang juga calon anggota legislatif bernama Mas Farlina Limar Wangi. Unggahannya bergambar Prabowo- Ironman cukup viral di media sosial apalagi sejak di-love akun resmi Sandi. Ironman tersebut tak lain adalah wajah Sandiaga Uno.

Ia mengaku iseng membuat tersebut karena keprihatinannya terhadap emak-emak yang terlalu memuji paras Sandi.

"Mungkin emak-emak bisa menggunakan foto ini supaya suami bisa bernafas lega," ungkap pengasuh komunitas @makhijrah itu. Ah, emak-emak!

Sumber: bersamadakwah