Quran.com, situs web Al-Quran terpopuler di dunia, telah menghapus Mishary Rashid Alafasy sebagai qari pilihan utama (default) di seluruh platform mereka pada akhir Maret atau awal April 2026.
Mishari Rasyid Alafasy dihapus sebagai qari Al-Quran utama setelah komentar yang ia unggah mendukung serangan Trump terhadap Iran.
Mishari mengunggah di akun X resminya:
“الرئيس ترامب سيفتح أبواب الجحيم على إيران”
Terjemahan: “Presiden Trump akan membuka pintu neraka bagi Iran.”

Berikut adalah poin-poin penting terkait kejadian tersebut:
- Penyebab Utama: Tindakan ini diambil menyusul pernyataan politik Alafasy melalui akun X resminya yang mendukung ancaman Donald Trump terhadap Iran. Ia mengutip pernyataan bahwa Trump akan “membuka pintu neraka bagi Iran” tanpa memberikan kritik atau konteks tambahan.
- Status Rekaman: Meskipun tidak lagi menjadi qari utama yang muncul secara otomatis, rekaman tilawah Alafasy tidak dihapus sepenuhnya. Pengguna masih dapat mencari dan memilih suaranya secara manual di daftar qari yang tersedia di Quran.com.
- Alasan Platform: Langkah ini dianggap oleh banyak pihak sebagai sikap prinsipil dari Quran.com agar platform pembacaan Al-Qur’an tidak diasosiasikan dengan tokoh yang memberikan dukungan religius terhadap agresi militer atau politik yang kontroversial.
- Konteks Tambahan: Alafasy juga sempat menyebut Iran sebagai “negara agresif” dalam unggahan terpisah, yang semakin memicu kritik dari komunitas Muslim global karena dianggap memicu sektarianisme di tengah ketegangan regional.







hapal Qur’an sekalipun belum tentu memusuhi zionis…malah mendukung
Alhamdulillah… aye juga sekarang sdh tdk mau denger ngajiannya…masih byk kok qori yg bagus .