Pemain asal Prancis Layvin Kurzawa mengibarkan bendera Palestina merayakan Persib Bandung Juara Liga Super Indonesia 2025-2026

Pemain asal Prancis Layvin Kurzawa menarik perhatian publik setelah mengenakan bendera Palestina layaknya jubah di punggungnya saat merayakan keberhasilan Persib Bandung menjuarai Liga Super Indonesia 2025/2026 pada hari Sabtu, 23 Mei 2026.

Momen solidaritas dari mantan bek Paris Saint-Germain (PSG) tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sesaat setelah Maung Bandung memastikan gelar juara lewat hasil imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara.

Aksi pemain asal Prancis ini langsung viral di berbagai platform media sosial dan mendapat apresiasi luas dari komunitas pencinta sepak bola maupun akun kemanusiaan di Indonesia.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai perayaan gelar juara Persib Bandung dan aksi Layvin Kurzawa:

Aksi Solidaritas Kurzawa di Lapangan

  • Membentangkan Bendera: Di tengah riuhnya selebrasi juara bersama Bobotoh di stadion, Kurzawa mengambil bendera Palestina dan mengalungkannya di bahu.
  • Respons Publik: Tindakan ini memicu reaksi positif dari netizen, kelompok suporter, hingga akun global seperti @muslimathletes yang menyebut aksinya sebagai bentuk kepedulian yang berkelas.
  • Kedekatan Emosional: Sejak didatangkan pada bursa transfer paruh musim (Januari 2026), Kurzawa berulang kali menyampaikan kekagumannya terhadap atmosfer militan suporter Persib.

Catatan Kejuaraan Persib Bandung

  • Gelar Juara Berturut-turut: Persib berhasil mengunci trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2025/2026 setelah finis di puncak klasemen dengan raihan 79 poin, unggul selisih gol dari pesaing terdekatnya, Borneo FC. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan status hat-trick juara (tiga kali beruntun) bagi tim asuhan Bojan Hodak.
  • Trofi Tambahan Kurzawa: Meski baru bergabung selama 4 bulan di Indonesia dan sempat diganggu cedera hamstring menjelang laga-laga penentu, trofi liga bersama Persib ini menjadi gelar resmi ke-19 atau ke-20 sepanjang karier profesional Kurzawa setelah masa-masa kejayaannya di Eropa.

Profil Layvin Kurzawa

Layvin Marc Kurzawa lahir di Fréjus, Prancis, 4 September 1992 (usia 34 tahun).

Layvin Marc Kurzawa bukan keturunan Jepang. Pemain sepak bola berkebangsaan Prancis ini memiliki darah keturunan campuran dari Guadeloupe, Prancis (ayahnya) dan Polandia (ibunya). Nama belakangnya sendiri merupakan nama keluarga yang berasal dari Polandia.

Agama

Informasi resmi mengenai agama yang dianut oleh pemain sepak bola Layvin Kurzawa tidak dipublikasikan secara luas ke publik. Pesepakbola asal Prancis yang pernah membela klub raksasa Paris Saint-Germain (PSG) ini dikenal sangat tertutup mengenai kehidupan pribadinya.

Meskipun demikian, ada beberapa konteks terkait keyakinan atau budayanya:

  • Kehidupan Sosial di Indonesia: Selama berkarier di Indonesia bersama Persib Bandung, ia sempat menarik perhatian publik ketika mengunjungi Masjid Raya Al Jabbar di Jawa Barat, yang menunjukkan kedekatan atau rasa hormatnya terhadap budaya dan tradisi lokal. Namun, hal ini tidak memberikan konfirmasi spesifik mengenai keyakinan agamanya.

Perjalanan Karier Klub

  • AS Monaco (2010–2015): Mengawali debut profesionalnya dan tumbuh menjadi salah satu bek kiri muda paling menjanjikan di Eropa bersama klub akademi ini.
  • Paris Saint-Germain (2015–2024): Direkrut dengan nilai transfer €23 juta, ia bermain selama sembilan musim di raksasa Prancis tersebut. Ia turut membantu PSG meraih berbagai gelar domestik bergengsi.
  • Fulham (2022–2023): Sempat menjalani masa peminjaman di klub Liga Premier Inggris tersebut sebelum kembali ke PSG.
  • Boavista (2025): Bermain untuk klub Liga Portugal tersebut sebelum kontraknya berakhir.
  • Persib Bandung (2026–Sekarang): Setelah berstatus bebas transfer pasca dilepas oleh klub Portugal, Boavista, ia direkrut secara resmi oleh Persib Bandung pada putaran kedua musim.

Karier Internasional

Kurzawa pernah menjadi bagian penting dari tim nasional Prancis kelompok umur dan mencatatkan debut bersama Timnas Senior Prancis pada tahun 2014, mengoleksi total 13 caps.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *