Seorang guru honorer di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mendadak menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan dirinya tinggal di gubuk reyot viral di media sosial. Warga sekitar dan publik bertanya-tanya mengenai kondisi hunian yang terlihat memprihatinkan tersebut.
Gubuk berukuran sekitar 4×6 meter itu diketahui milik pasangan suami istri, Ahmar Razali dan Mariasih (bu guru honorer). Bangunan yang berada di Dusun V, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, tersebut memiliki atap dari rumbia yang nyaris habis.
Razali, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak, menjelaskan bahwa ia dan istrinya telah tinggal di gubuk itu selama enam tahun terakhir. Mereka menahan kerusakan atap yang bocor dengan menutupinya menggunakan spanduk bekas di atas tempat tidur.
Razali menuturkan bahwa rumah mereka rusak selama dua tahun terakhir karena penghasilan yang tidak mencukupi.
Razali mengungkapkan bahwa banyak orang salah menilai kondisi keluarganya. Mereka mengira istrinya mampu hanya karena berprofesi sebagai guru honorer.
“Mungkin orang memandang istri saya sarjana karena guru honor, sehingga tidak dapat bantuan. Tapi orang tidak tahu bagaimana keadaan ekonomi kami,” ucap Razali.
Namun, kondisi itu berubah setelah video tersebut viral. Mariasih kemudian memberikan klarifikasi dan meminta maaf kepada Bupati dan para pejabat setempat.
Guru honorer tersebut kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada pihak pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten. Ia menekankan bahwa kejadian ini murni akibat kesalahpahaman dan tidak ada niat lain. Ia tidak ingin terkena masalah gara-gara videonya viral.
[VIDEO]






