Wawancara Imajiner dengan MENKOMINFO, bikin Ngakak πŸ˜‚

Wawancara Imajiner dengan MENKOMINFO

"Selamat siang, Pak Menteri."

"Selamat siang."

"Sudah hampir satu tahun Bapak menjabat Menkominfo. Apa latar belakang Bapak sehingga bisa terpilih sebagai menteri yang membidangi dunia informasi yang sangat kompleks ini?"

"Saya dulu relawan setia Pak Presiden, Mas. Saya mantan ketua Projo."

"Maksud saya, latar belakang pendidikan Bapak."

"Oh, maaf. S1 saya ilmu komunikasi, dan melanjutkan pasca sarjana ke Managemen Sosial."

"Kalau untuk bidang informatika sendiri, apa latar belakang Bapak?"

"Waktu SMA saya pernah kursus Lotus 123 selama setahun. Dan saat bekerja sebagai wartawan, saya terbiasa membuat laporan dengan menggunakan MS Office."

"Kalau dunia siber?"

"Saya ngerti lah dikit-dikit."

"Baru-baru ini, pusat data kita diserang malware Ransomware. Mengapa bisa kebobolan begitu, Pak?"

"Wah kurang tau ya, Mas. Padahal semua komputer sudah dipasang anti virus Windows Defender."

"Windows Defender? Masak sih pusat data kita pakai anti virus gratisan?"

"Jangan gitu. Biar pun gratis belum tentu jelek loh. PC saya juga pakai WD, dan aman-aman aja tuh."

"Rencana Bapak untuk mengatasi malware ini bagaimana?"

"Permintaan tebusan hacker sebesar 50 miliar sudah kita tolak. Kita tidak boleh kalah oleh hacker. Kami memilih untuk memformat ulang semua komputer yang terinfeksi."

"50 miliar? Bukan 130 miliar seperti informasi yang sudah beredar?"

"130 miliar itu total dengan biaya-biaya lain. Termasuk transportasi, sewa ahli, uang makan, hotel, kurir, PPN dan PPh."

"Hebat ya. Biayanya lebih tinggi dari tebusannya. Dan hacker-nya taat pajak juga."

"Mas, wawancaranya sudah dulu. Saya harus rapat dengan pimpinan badan intelijen. Data mereka juga diretas."

"Hah???"

(By Wendra Setiawan)

Baca juga :