Tolak Gabung Prabowo-Gibran, Nilai Ganjar 10 dari 10

TOLAK BERGABUNG: Nilai Ganjar 10 dari 10

Oleh: Erizal

Dalam acara Halal Bihalal TKN Ganjar-Mahfud kemarin, Ganjar dengan mantap mendeklarasikan diri tak akan bergabung dengan pemerintahan nanti. Ia tetap menghormati pemerintahan dan akan melakukan kontrol dengan cara yang benar. Sehingga dengan demikian moralitas politik dan cara berpolitik yang benar bisa naik kelas dan itu sama-sama terhormat, "ujarnya. Tidak perlu saling mencibir. Dan cara mencibir yang paling benar adalah di jalur yang pas, yakni di parlemen, "tambah Ganjar mantap.

Agaknya deklarasi pada acara Halal Bihalal itu adalah sikap pribadi sekaligus sikap partai. Sikap pribadi di bagian awal, sikap partai di bagian akhir. Sebab, Ganjar menegaskan jalur yang pas melakukan kontrol itu adalah di parlemen. Karena Ganjar saat ini bukanlah anggota DPR, maka tentu saja yang dimaksud adalah anggota DPR dari Fraksi PDIP.

Tidak ada yang salah dari deklarasi Ganjar itu. Kalau boleh menilai, nilainya 10 dari 10. Bukan 5 dari 10, apalagi 11 dari 100. Menolak berada di dalam pemerintahan alias berada di luar, sama terhormatnya, ini betul sekali. Mengontrol pemerintahan dengan cara yang benar, ini juga betul. Menaikkan kelas moralitas politik dan cara berpolitik kita, itu lagi-lagi betul. Artinya, yang menang berada di dalam dan yang kalah berada di luar. Tidak perlu saling mencibir, saling menjelekkan, mencibir yang paling pas di jalur parlemen, ini betul lagi. Jadi nilai dari deklarasi Ganjar ini benar-benar 10. A plus.

Bedakan dengan pernyataan Anies Baswedan. Tidak ada yang klir, seklir Ganjar, dari awal sampai saat ini. Misalnya, saat ditanya apakah Anies akan berada di luar pemerintahan? Ia menjawab sendiri, emang siapa yang mengajak masuk? Artinya, pertanyaan yang dijawab dengan pertanyaan ini menandakan Anies sedang membuka peluang. Bahkan terhadap maju tidaknya di Pilgub DKI Jakarta, jawaban Anies tak pernah klir. Itulah jawaban yang biasanya dipakai oleh seorang yang oportunis.

Atau seperti sikap elit PKS, siap berada di dalam atau berada luar pemerintahan. Artinya, PKS sedang membuka diri, sedang menjalin komunikasi, kalau-kalau diajak masuk. Masih mendingan sikap NasDem yang ditampilkan Surya Paloh. Jauh-jauh hari sudah lempar kartu mendukung pemerintahan yang artinya ingin berada di dalam pemerintahan.

Sikap Surya Paloh ini bisa dikatakan kebalikan atau berlawanan dengan sikap Ganjar yang bisa dikatakan mewakili sikap PDIP, tapi nilainya kira-kira sama. Jelas, tegas, tak bertele-tele, dan mencla-mencle.

[VIDEO]
Baca juga :