Tere Liye: Kartu Pra Kerja ini apa sih hasilnya? Puluhan trilyun uang habis, tapi masih banyak juru parkir liar di minimarket

Kenapa sih banyak banget juru parkir liar di minimarket?

Simpel. Karena negara kita itu memang belum maju. Rakyatnya banyak pengangguran, SDM rendah, mental nyari duit gampang ada dimana-mana.

Kalian yang jadi juru parkir ini, adalah bukti nyata sebuah halusinasi negara yg merasa keren saat jadi anggota G20, anggota APEC; padahal cuma dimanfaatkan bule-bule itu karena kita punya pasar 270 juta orang.

Masalah ini tuh bukan cuma ngasih 1000-2000 itu kecil. Bukaaaan. Masalah ini tuh adalah penyakit kronis di masyarakat kita. Jangankan mau punya skill, daya saing, kreatif, apalagi berkarya; bahkan pola pikir saja mampet. Dan teruuus saja begini. 20 tahun berlalu, malah tambah menggila. Juru parkir ini merasa punya wilayah, sengak, belagu. Padahal derajatnya pemalak. Dus, lebih nasib lagi, malah ada organisasi resminya. Spesialis penguasa parkiran.

Padahal, tahukah kalian? 4 tahun terakhir, ada 20 juta penerima Kartu Pra Kerja, dengan nilai anggaran 60 trilyun. Tidak bisakah juru-juru parkir ini, anggota-anggota organisasi pemuda (yg padahal sudah bapak2) ini, naik level sedikit? Mereka dapat tidak Kartu Pra Kerja? Agar punya skill, punya kemampuan.

Kamu mau dapat duit? Kerja dong. Kalau kamu punya skill yg memadai, kamu bahkan bisa buka usaha kecil-kecilan. Bukan malah malak di parkiran. Kartu Pra Kerja ini apa sih hasilnya? Puluhan trilyun uang habis; yg kaya raya adalah elit2, pemilik aplikasi kursus2 yg berafiliasi dgn penguasa, sementara penyakit sosial kita semakin kronis.

Bisa ditertibkan juru parkir liar ini? BISA! Bisa diberikan pelatihan, pekerjaan? BISA! Kalau kamu niat. Masalahnya, kamu nggak mau capek. Memilih sibuk dgn proyek2 megah IKN, makan siang gratis.

Padahal masalah rakyat itu boleh jadi sederhana banget: mereka mau parkir gratis di indomaret. Kan kasihan, cuma ngecek transferan di ATM, sudahlah ternyata masih nol saldonya, dipalak bayar parkir 2000.

(BY TERE LIYE)

*fb
Baca juga :