Suami Selingkuh dengan ART, Siapa yang Salah?

Suami Selingkuh dengan ART, Siapa yang Salah?

Oleh: Kholda Najiyah
(Founder Salehah Institute)

Viral video suami ketahuan selingkuh dengan asisten rumah tangga, lalu membela diri dengan menyalah-nyalahkan istrinya.

Beralibi, itu semua terjadi karena yang hadir melayani kebutuhannya lebih banyak pembantu daripada istrinya. Menyalahkan istrinya yang sibuk bekerja dan bersosialita.

Hai, ke mana hadirnya suami di sisi istri yang sibuk? 

Ke mana empati dan simpati suami dengan kelelahan istri? Kenapa tidak kau "culik" dia dari kesibukannya, lalu bawa honeymoon ke tempat santai impian istrimu?

Jangan pasangan yang kau salahkan ...

Ini nih menyesatkan ...

Kalo pasangan selingkuh, coba pasangannya introspeksi! ❌️ NO
Kalo suami selingkuh, coba istri instrospeksi ❌ NO
Kalo istri selingkuh, coba suami introspeksi ❌ NO

Jangan menormalisasi orang selingkuh lalu melempar kesalahan pada pasangan ...

Apapun alasannya ...

Jika ada yang selingkuh=zina dalam pernikahan, baik suami atau istri, 100 persen yang salah adalah dia yang selingkuh.

Jelas-jelas yang selingkuh itu telah melakukan dosa karena:

1. Melanggar larangan zina 
2. Mengkhianati akad nikah yang diikrarkan, yaitu mitsaqon ghaliza
3. Menyakiti hati pasangannya 
4. Menghancurkan keluarga

Selingkuh bukan solusi dari permasalahan apapun dalam pernikahan. Bukan sama sekali.

Sebaliknya, selingkuh adalah malapetaka. Selingkuh terlarang dalam rumah tangga. 

Apabila ada kekurangan pada pasangan hingga haknya merasa tidak terpenuhi, solusinya komunikasi. Bukan melarikan diri pada yang diharamkan Allah Swt.   

Suami istri hidup dalam persahabatan. Ketika ada hak dan kewajiban yang pasang surut, itu hal lumrah sebagai manusia biasa. Karena, kadang ada kejenuhan, kadang ada kelelahan. Saling mengertilah.  

Hidupkan budaya saling menasihati. Jangan malu untuk terbuka meminta hak, dengan bicara dari hati ke hati. Deep talk, dan mendampingi pasangan penuh empati dan simpati.

Bukan malah mencari kepuasan kepada orang lain. Itu namanya egois.  

Jadi, stop menyalahkan pasangan. 

Jangan mau disalahkan.

Jangan pula menyalahkan diri sendiri. 

Selingkuh 100 persen terjadi karena pelakunya:

1. Tidak ghadul bashar, yaitu menundukkan/memalingkan pandangan dari syahwat 
2. Tidak bersyukur atas anugerah berupa jodoh pasangan halalnya
3. Hanya memikirkan diri sendiri alias egois tanpa memikirkan akibatnya bagi nama baik diri sendiri dan keluarga
4. Hanya menuruti bisikan setan untuk mencari kepuasan biologis
5. Tidak takut dosa dan ancaman azab Allah Swt

Sungguh banyak perilaku selingkuh yang telah dibongkar Allah Swt dengan jalan yang hina. 

Semoga rumah tangga kita, anak dan cucu kita, dijauhkan dari segala malapetaka dunia. Aamiin ya Allah.

Note:
Maaf greget nulisnya πŸ€—πŸ€­

(fb)
Baca juga :