SEKARANG SAATNYA! Penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) yang diterima Jokowi pada 2010 harus dicabut!

Sekarang saatnya!

Setidaknya, sejak empat tahun lalu, saya usulkan penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) Bung Hatta Award yang diterima 'Pak Lurah Budi' pada 2010 dicabut.

Bukan atas dasar kebencian pribadi melainkan fakta dan argumennya bisa Anda baca di sini:



Pegangan saya adalah apa yang disyaratkan pihak BHACA sendiri bahwa penerima haruslah merupakan sosok yang "... di tengah kehidupan yang korup, ternyata masih ada segelintir orang yang teguh memegang prinsip kejujuran, dan sedapat mungkin menentang korupsi di lingkungannya. Mereka adalah benih-benih perubahan yang perlu terus dipupuk dan disiram agar tumbuh menjadi besar, dan bersamaan dengan itu kepeloporan, gagasan, dan upaya-upaya nyata mereka perlu disebarluaskan agar menjadi teladan dan perhatian bersama."

Sekarang banyak tokoh bersuara menyerukan pemilu bersih, etika politik, stop penyalahgunaan kekuasaan, dsb.

Beberapa tokoh saya lihat ada yang berasal dari kalangan mantan pimpinan KPK, bahkan para pendiri dan pengurus BHACA pun ikut berteriak.

Tunggu apa lagi. 

Atas nama dinasti, pagar etika di MK dan KPU telah ditabrak, bau amis dugaan penyalahgunaan kekuasaan demi kepentingan elektoral keluarga menyebar sampai jauh, nepotisme dianggap sebagai hal wajar, hukum dan penegaknya terancam semakin merosot tingkat kebisaan dipercayanya oleh masyarakat...

Di mana antikorupsinya?

Apa lagi yang bisa diteladani darinya?

Cabut BHACA Award a/n 'Pak Lurah Budi'!

Mari kita hormati Bung Hatta dengan memberikan penghargaan atas nama pahlawan bangsa tersebut kepada orang yang memang layak menerimanya. 

Salam.

(Agustinus Edy Kristianto)

*sumber: fb
Baca juga :