Polanya gitu πŸ‘‰ Akun-akun yang sering membuat cerita palsu yang menjelek-jelek Islam justru dari akun yang memuja-muja Jokowi

[PORTAL-ISLAM.ID]  Sejak rezim ini berkuasa, akun-akun pembenci Islam bermunculan terang-terangan.

Mereka kebanyakan pakai akun anonim untuk membuat dan menyebarkan cerita palsu yang menjelek-jelekkan Islam.

Dan polanya sama: akun-akun yang menjelek-jelekkan Islam dengan cerita palsu itu adalah akun-akun pemuja Jokowi.

"Ini menarik. Akun-akun yg sering membuat cerita palsu yg menjelek-jelek Islam justru dr akun yg sama yg memuja-muja Jokowi. Selalu begitu polanya," ujar Herriy Cahyadi @herricahyadi.

Salah satunya akun @ccacon yang membuat cerita palsu:

"gue waktu SD, pas mau keluar kelas karna ada pelajaran agama islam, jadi yang kristen dan katholik keluar kelas nunggu diluar gitu. pas mau keluar papasan sama guru agama islam, tiba tiba dia bilang "kamu ini darahnya halal untuk dibunuh dan diperkosa"," kicau akun twitter @ccacon.  

Kalau cerita itu benar (asli), pasti akun itu akan membeberkan SD mana, tahun berapa kejadian, siapa nama guru agama tersebut.

Tapi ya itu... karena memang cerita palsu, jadi dia tidak bakal menyebut rinciannya, kalau ada netizen yang menanyakan juga pasti tidak akan dijawab. Karena memang cerita palsu.

Sebetulnya akun-akun itu bisa diciduk aparat hukum karena telah menimbulkan keresahan. Tapi ya gitu. Akun-akun itu akan aman-aman saja selama rezim ini berkuasa.

Jangankan akun anonim, akun yang jelas seperti Denny Siregar, Abu Janda, Ade Armando saja aman dari jeratan hukum.
Baca juga :