Untuk membela Rezim ini terkadang logika harus dibuang ke Tong Sampah....

[PORTAL-ISLAM.ID]  Untuk membela rezim ini terkadang logika harus dibuang ke tong sampah hingga tidak bisa bedain Syahid dalam perang, dalam hal ini perang Uhud, dengan pembunuhan terhadap masyarakat sipil oleh aparat bersenjata, dalam hal ini pembantaian KM 50.

Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Nabi, syahid dalam Perang Uhud. Dia dibunuh oleh Wahsyi, seorang budak kafir yang dijanjikan akan dimerdekakan jika berhasil membunuh Hamzah.

Dalam perjalanan hidupnya, Wahsyi akhirnya masuk Islam, dimaafkan Nabi, dan dia menghabiskan hidupnya berkelana menyebarkan Islam.

Jadi, pembunuhan di luar perang dan pembunuhan dalam perang itu hal yang berbeda.

Tapi bagi pemuja dan penjilat Rezim ini, mereka pura-pura bego.