Demi menutup berita penggunaan dana zakat Baznas oleh Ganjar, Buzzer gencar bikin hoax serang Anies

[PORTAL-ISLAM.ID]  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pekan kemarin menuai kecaman luas publik karena menggunakan dana zakat dari BAZNAS untuk kegiatan renovasi rumah 50 kader PDIP Jawa Tengah dalam rangka HUT PDIP ke-50.

Selain itu, Ganjar juga jadi sorotan lantaran banjir besar yang melanda kota Semarang dan wilayah-wilayah lain di Jawa Tengah.

Dan untuk menutup berita negatif terhadap Ganjar ini, gerombolan buzzer lantas menyebar hoax menyerang Anies Baswedan.

Salah satunya dilakukan dedengkot buzzer Denny Siregar yang menyebar hoax bahwa laboratorium corona (covid) yang pernah disampaikan Gubernur Anies Baswedan tidak pernah ada.

Padahal faktanya Laboratorium Corona itu ada.

Fakta berbicara: DKI Jakarta menjadi provinsi yang terdepan dalam penanganan wabah corona sejak awal. Testing paling massif/besar bahkan 4x lipat melebihi standar WHO.

[1 Agustus 2020]
Gubernur Anies Baswedan blusukan di laboratorium corona Jakarta akhir pekan ini

JAKARTA.  Akhir pekan ini Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali blusukan untuk mengecek kesiapan laboratorium dalam upaya meningkatkan pengetesan pasien virus corona di Jakarta.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi salah satu Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) milik Pemprov DKI Jakarta di Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu(1/8/2022). 

Labkesda DKI Jakarta merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang ditetapkan Menteri Kesehatan menjadi salah satu laboratorium pemeriksaan sampel Covid-19 berbasis polymerase chain reaction atau (PCR).

Dalam kunjungannya Gubernur Anies melihat secara langsung proses pengujian sampel tes PCR corona di Jakarta hingga mendapatkan hasil akhir pemeriksaan Covid-19. 

“Karena ini (hasil tes Covid-19) selalu dibicarakan, dibahas, dan alhamdulilah apa yang dibangun jejaring Labkesda ini sekarang menjadi ujung tombak terpenting di dalam menghadapi wabah yang sama-sama kita hadapi,” ungkap Gubernur Anies Baswedan usai peninjauan.

Sehingga, saat ini Provinsi DKI Jakarta mampu memiliki kapasitas testing empat kali lipat dari standar yang ditetapkan WHO.

"Saya datang ke sini ingin melihat langsung dan mengucapkan terima kasih langsung kepada Ibu/Bapak yang sudah bekerja luar biasa selama beberapa bulan ini. Kita itu sudah lama bekerja bersama, tapi kita lihatnya dari jauh terus. Namun jauh di mata dekat di hati," ucap Gubernur Anies Baswedan.