Badal Haji dan Umrah itu kurang pas jika disebut bisnis...

BADAL HAJI DAN UMROH

Oleh: Budi Marta Saudin
(WNI tinggal di Saudi | Pembadal Haji dan Umrah sejak tahun 2018 hingga sekarang)

Badal Haji dan Umrah itu kurang pas jika disebut bisnis. 

Ongkos badal haji dan umrah itu tidak seberapa. 

Biasanya biaya badal haji atau umrah itu hanya sekedar untuk ganti ongkos, menginap, dan makan. Itupun kadang gak nutup. 

Contoh:

Saya tinggal di Riyadh. Untuk ke Mekkah, butuh perjalanan 12 jam naik bus. Ongkos Saptco perorang 220 Riyal sekali jalan. Kalau pakai travel 150 riyal PP. 

Di Mekkah menginap selama 3 hari. Butuh minum es, butuh makan, dan jajan.

Badal umrah Rp. 2 juta, itu murah sekali. Kalau dikurs ke riyal, itu tidak sampai 500 riyal. 

Uang segitu pas untuk biaya pulang-pergi dengan hemat. Kalau ada sisa, paling hanya seberapa. 

Kalau badal haji, itungannya begini: 

Berapa biaya badal haji? 

Haji tahun 2022 lalu umumnya mahasiswa membadalkan diberi uang Rp. 20 sampai 25 juta. 

Ini sangat murah.. 

Biaya tersebut bukan haji tasreh. Kalau beli tasreh, bayarnya Rp. 40 - 60 juta. Itu untuk bayar tasrehnya aja. Belum untuk beli es, transportasi, jajan, dan uang saku.

Kita bahas badal haji yang harga Rp. 20-25 juta aja ya. 

Para pembadal mahasiswa ini kebanyakan nyambi jadi petugas haji. Masuk ke arafah pakai mobil petugas. Pakai kain ihram saat masuk Arafah. 

Secara aturan, tahun lalu sangat ketat. Para petugas haji dilarang berhaji. Hanya boleh untuk kerja. Kalau ketahuan pihak kementrian haji dan umrah, bisa ditangkap, dipenjara, denda besar, atau deportasi.

Banyak pembadal haji yang lepas kain ihram saat ada di masyair. Pakai baju petugas biasa, padahal dia sedang haji. Solusinya dia bayar dam.

Upah Rp. 20 juta itu digunakan untuk biaya makan, jajan, dll, yang nilainya tidak seberapa jika dibandingkan dengan resiko yang sangat besar. 

Bayar Rp. 20 juta untuk biaya haji itu sangat murah. Orang yang haji keluarkan tenaga mulai di Arafah, Muzdalifah, Mina, dan Masjidil Haram, maraton selama kurang lebih sepekan. 

Selain tenaga, badal haji yang Rp. 20-25 juta ini, pembadal memikirkan bayar hadyu dan dam, yang nilainya jutaan rupiah. Belum lagi waswas terhadap pihak kepolisian takut kena tangkap karena tidak ada tasreh.

Jadi..

Badal umrah dan haji ini bukanlah bisnis..

Ia hanya jasa dengan ongkos yang sangat murah, dengan nilai ibadah yang agung. 

(fb)