BEREDAR Kupon Pembagian Sembako Saat Sambut Kedatangan Anies di Aceh, Warganet: Fitnah Seperti Ini Ciri Khas PKI!!!

[PORTAL-ISLAM.ID]  Beredar kupon dan SMS pembagian sembako dalam rangka menyambut kedatangan Anies Baswedan di Aceh. 

Partai NasDem kemudian membantah membagikan kupon itu ke masyarakat.

Kupon-kupon itu diterima sejumlah warga di Banda Aceh dan Aceh Besar. 

Salah satu SMS yang diterima warga berbunyi 'pembagian sembako & uang 200rb di Kantor NasDem Aceh untuk menyambut Anies Baswedan. Kamis 1 Des 2022 jam 20.00'.

Sementara itu, pada kupon tertera foto Ketua NasDem Aceh Teuku Taufiqulhadi dengan tulisan 'Kupon Sembako. 

Kantor Nasdem Aceh 01 Desember 2022 pukul 20.00'.

"Ketua DPW Partai NasDem ACEH tidak pernah mencetak dan mengedarkan kupon pembagian sembako seperti yang beredar tersebut," kata Ketua Panitia Kunjungan Anies DPW NasDem Aceh Muhammad Irfan dalam keterangan kepada wartawan.

Irfan mengatakan pihaknya sangat menyesalkan upaya oknum-oknum yang ingin mengacaukan persiapan kunjungan Anies ke Aceh. 

Dia menduga aksi itu sengaja dilakukan untuk membuat suasana tidak nyaman dan tidak kondusif dengan mengkambinghitamkan Ketua DPW NasDem.

Dia mengaku pihaknya ikut direpotkan karena sebagian kupon tertera nomor Taufiqulhadi. 

Akibatnya, Taufiq banyak dihubungi masyarakat yang ingin menanyakan kebenaran kupon tersebut.

"Tidak ada pembagian sembako dan juga uang di kantor DPW NasDem malam ini. Semua itu tidak benar. Itu adalah tindakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan membuat masalah yang ingin mengacaukan suasana," jelasnya.

Irfan mengaku telah menginstruksikan seluruh kader NasDem agar selalu waspada dan siaga terhadap tindakan-tindakan oknum tertentu.

Diketahui, Anies dijadwalkan tiba di Aceh pada Jumat (2/12) hari ini.

Ada sejumlah kegiatan mantan Gubernur DKI Jakarta itu hingga Sabtu (3/12) lusa. 

Sementara itu, warga yang mendapatkan kupon 'palsu' tersebut sudah menyadari sejak awal bahwa aksi tersebut adalah fitnah buat Anies Baswedan.

"Fitnah seperti ini ciri khas PKI yang datang dari luar Aceh. Karena Aceh mayoritas mendukung Anies," ucap Udin (38).  [WartaBerita]