Piala Dunia 2022 Momentum untuk melawan agitasi kaum LGBT

Kaum lagibete mau make love dengan boneka atau binatang pun gue sebenarnya gak mau ambil pusing. Wong penyimpangan seksual seperti ini memang sudah terjadi sejak jaman Nabi Luth AS. 

Yang jadi concern Qatar dan ummat muslim diseluruh dunia adalah ketika kebodohan itu dikampanyekan kesana kemari. 

Dua hari yang lalu, pesawat Lufthansa yang membawa timnas Jerman sudah landing di bandara Doha, Qatar. 

Namun tak lama kemudian, otoritas bandara menginstruksikan pesawat tersebut untuk kembali take off (terbang) menuju bandara Muscat di Oman. 

Timnas Jerman mesti ganti pesawat dulu, setelah itu baru mereka diijinkan landing di bandara Doha. 

Apa yang dipermasalahkan oleh otoritas bandara Doha, Qatar? Karena pesawat yang membawa timnas Jerman dibubuhi gambar yang menyiratkan dukungan terhadap penyimpangan seksual.

Qatar gak bakal mengusir pesawat yang mengangkut timnas Jerman itu bila gambarnya simbol agama tertentu, foto Albert Einstein atau gambar pemandangan. Masuk Qatar dengan mengenakan kalung salib atau logo bintang david? Monggo. Karena islam tak pernah mengajarkan ummatnya untuk membenci atribut agama tertentu. 

Prinsip Qatar sedari awal sudah tegas, mereka menolak segala bentuk intervensi dan kampanye kaum pelangi. 

Jika ada beberapa orang dalam timnas Jerman yang terindikasi penyuka sesama jenis, tak perlu merasa was-was. Silahkan berkompetisi dalam ajang piala dunia 2022. Lagipula ente gak bakal diapa-apain selama tidak mengkampanyekan homoseksualitas didepan publik. Prinsip inilah yang dianut oleh mayoritas muslim. 

Kita paham bahwa ketertarikan seksual adalah perkara privat. Jika merasa orientasi seks lu menyimpang, pilihannya cuma dua; bertaubat atau sembunyikan rapat-rapat. Karena bodoh adalah hal yang tak perlu dipamerkan. 

Carilah kebenaran dengan melihat kucing kawin. Tuh, binatang aja gak mau kimpoi dengan sesama jenis. Masak manusia yang dibekali akal dan pikiran malah berbuat hal yang gak logis? 

(Ruby Kay)