Khatam Hafalan Al Qur'an Ustadzah Fathimah Az-Zahra (Istri UAS), Dengan Sanad Al-Qur'an Qiraat Imam Ashim

Khatam Al Qur'an Ustadzah Fathimah Az-Zahra (Istri UAS)

Tadi malam (28/11/2022) saya dan keluarga, beberapa pengurus YTWU (Yayasan Tabung Wakaf Umat Pekanbaru), keluarga besar Gontor 7 Putri  Rimbo Panjang, serta beberapa orang dekat UAS diundang oleh UAS ke Rumah Omak untuk menghadiri syukuran khataman Al Qur'an Ustadzah Fathimah. 

Ustadzah Fathimah selama tiga bulan terakhir rutin memperdengarkan hafalkan Al-Qur'an beliau kepada Ustadzah Nuha, guru di Pesantren Gontor 7 Putri Rimbo Panjang, untuk mendapatkan sanad Al-Qur'an dengan qiraat Imam Ashim melalui riwayat Imam Hafs, qiraat Al-Qur'an yang umum diamalkan oleh masyarakat Indonesia.

Dahulu semasa di Pesantren Almuqaddasah Ponorogo Jawa Timur, Ustadzah Fathimah telah menyelesaikan menghafal Al-Qur'an, namun belum mengambil sanad Al-Qur'an yang tersambung dengan qiraat Imam Ashim melalui riwayat Imam Hafs. Itu sebabnya Ustadzah Fathimah berusaha mengambil sanad Al-Qur'an di tengah kesibukan mengurus anak, mengurus pesantren, dan kuliah.

Para santriwati Pesantren Az Zahra' yang saat ini menghafal Al-Qur'an selanjutnya bisa mengambil sanad Al-Qur'an mereka melalui Ustadzah Fathimah. 

Berkumpul dengan Keluarga, Kerabat, dan Sahabat Saat Khatam Al Qur'an dan berdoa ketika khatam Al Qur'an adalah kebiasaan Sahabat dan Ulama Salaf.

Banyak sahabat Nabi yang melakukannya. Di antaranya, Sahabat Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu. Beliau mengumpulkan anak dan keluarganya saat beliau mengkhatamkan Al-Quran.

Imam Al-Darimi meriwayatkan, dari Tsabit, dia berkata;

كَانَ أَنَسٌ إِذَا خَتَمَ الْقُرْآنَ، جَمَعَ وَلَدَهُ وَأَهْلَ بَيْتِهِ فَدَعَا لَهُمْ

Anas bin Malik ketika mengkhatamkan Al-Quran, beliau mengumpulkan anaknya dan keluarganya. Kemudian beliau mendoakan kebaikan untuk mereka.

Berdoa saat mengkhatamkan Al-Quran termasuk diantara doa yang dikabulkan oleh Allah dan diaminkan oleh empat puluh ribu malaikat. Di dalam hadis riwayat Imam Al-Darimi dijelaskan
 
مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ ثُمَّ دَعَا، أَمَّنَ عَلَى دُعَائِهِ أَرْبَعَةُ آلَافِ مَلَكٍ

Siapa saja yang membaca Al-Quran kemudian ia berdoa, maka ada empat ribu malaikat yang mengaminkan doanya.

Imam Mujahid tidak hanya mengumpulkan keluarganya ketika beliau mengkhatamkan Al-Quran, tapi juga mengundang teman dan tetangganya untuk berdoa bersama. Agar mereka juga mendapatkan keberkahan doa setelah mengkhatamkan Al-Quran.

Di dalam hadis riwayat Imam Al-Darimi dari Hakam, dia berkata;

بَعَثَ إِلَيَّ مُجَاهِدٌ قَالَ: إِنَّمَا دَعَوْنَاكَ أَنَّا أَرَدْنَا أَنْ نَخْتِمَ الْقُرْآنَ وَإِنَّهُ بَلَغَنَا أَنَّ الدُّعَاءَ يُسْتَجَابُ عِنْدَ خَتْمِ الْقُرْآنِ

Mujahid mengirim utusan kepadaku, seraya berkata; ‘Sesungguhnya kami mengundang kamu karena kami ingin mengkhatamkan Al-Quran, dan telah sampai kepada kami riwayat hadis bahwa doa dikabulkan saat mengkhatamkan Al-Quran.

(Ustadz Alnofiandri Dinar)