Wafatnya Mualaf Teladan Koh Steven Indrawibowo, Kehilangan Besar Bagi Kaum Muslimin

إنا لله وإنا إليه راجعون

Allahummaghfirlahu Warhamhu Waafihi Wa'fuanhu. 

Telah berpulang ke Rahmatullah, Koh Steven Indra Wibowo (Founder Mualaf Center Indonesia). 

Pada hari Jumat 14 Oktober 2022, pada pukul 19.30 WIB, Di RSI Surabaya.

Kehilangan besar bagi kaum muslimin.

Muallaf yang insyaAllah mengalahkan banyak muslim sejak lahir dalam amal shalih.

Ia pergi dengan meninggalkan jejak kebaikan teramat besar.

HasbunAllah wa ni'mal wakil...

KESAKSIAN-KESAKSIAN

Tak banyak orang seperti ini. Seorang yg tak ragu mengorbankan hampir seluruh hartanya untuk kepentingan orang lain.

Yang lebih spesial lagi, beliau ada seorang mualaf. Banyak orang menjadi mualaf melalui dirinya.

Koh Steven adalah seorang pejuang kemanusiaan dan pejuang dakwah Islamiyah.

Hari ini beliau diwafatkan Allah subhanahu wa ta'ala saat sedang menjalankan misi dakwah dan kemanusiaan.

Saya belum pernah bertemu dan tidak kenal beliau, tapi saya berdoa semoga Allah menganugerahkan husnul khatimah, mengampuni kesalahan dan menerima amal sholih koh Steven.

Aamiin...

Kita yg Muslim dari lahir, sudah kontribusi apa terhadap dakwah dan ummat?

(Hendy Mustiko Aji)

****

KOH STEVEN

Hari ini namamu berseliweran di media sosial, berita tentangmu disampaikan oleh guru-guru ummat. Duhai pejuang, antum sering menyebut dirimu adalah pemulung kebaikan, tak terhitung sudah orang yang mengikrarkan syahadah lewat perantaraanmu. Dan hari ini, tugasmu selesai, meninggalkan kami yang tertatih-tatih berupaya menjadi baik.

Koh Steven Indrawibowo, saya mengenalmu dari ikhtiar-ikhtiar kebaikan yang antum lakukan, saya tak pernah berjumpa langsung denganmu, tapi seolah-olah antum begitu dekat, kebaikanmu menginspirasi banyak orang untuk senantiasa berada di jalan ini.

Kita semua kehilangan Koh Steven, kehilangan orang salih, kehilangan inspirator yang jalan hidupnya berputar 180 derajat. Semoga Allah takdirkan kita semua juga kembali seperti beliau, pulang dalam medan juang, meninggalkan dunia yang hina ini dalam ketaatan pada Allah. Selamat jalan orang baik, do'a orang-orang yang pernah antum bantu hari ini bertemu di langit. Mengucapkan nama yang sama, Koh Steven.

Semoga Allah mengampuni segala kesalahanmu, menyayangimu, memberi ampunan atas segala khilaf dan kelirumu.

Saudaramu,

(Ari Fahry)

****

KEHILANGAN 

Entah berapa ratus ribu atau mungkin lebih dari itu orang orang yang masuk islam melalui lisan, tindakan dan perbuatan beliau.

Berbondong bondong manusia Bersyahadat, meng Esa kan Allah, Muhammad adalah Rasul Allah.

Berjuang lewat harta dan amal usaha semata mata untuk mencari Ridho Allah dan membela saudara baru kita yang baru mengenal Islam.

Lalu Allah ternyata lebih sayang beliau, Allah panggil beliau dalam keadaan sedang berjuang untuk acara @hijrahfest, bahkan kita masih bercengkerama di @masjidjogokariyan di event @ojolerendadiwongapikofficial pekan lalu.

Allah lebih sayang beliau, dan kita ditinggalkan dalam keadaan belum banyak amal seperti beliau.

Di @terasdakwah sudah support kami dalam banyak program, tiba-tiba saja DM "Ane transfer segini ya min, maaf ga banyak" padahal nominalnya MasyaAllah, ketika belum ada donasi masuk.

Selamat jalan koh, kami kehilangan sekali, bener bener kehilangan sosok ramah yang membantu tanpa tapi. Semoga Allah menerima segala amalan di dunia. Aamiiin.

(Dikutip dari FB Teras Dakwah)

****

Orangnya semangat, ramah banget kalo ketemuan, ceplas ceplos, energinya besar.

Dibalik itu beliau ini siap khidmat, kerjaannya ngurus ngelayanin ustadz-ustadz, jaga mobilnya ustadz-utsadz, nyetirin, ngurusin kamar hotel.

Jiwanya mandiri, gak mau ngebebanin orang, ngurus apa-apa sendiri. Ya Rabb malu.

Koh Steven, hari ini sibuk beliin makanan tenant Hijrah Fest yang belum diijinkan Allah azza wa jalla terhelat.

Hari ini sebelum wafat, beliau bagi-bagi makanan tenant yang dibeli habis. MasyaAllah.

Informasi dari printscreen chat beliau ke Kiyai @luqmanulhakimpontianak 

Sempat chat, minta doa mati husnul khatimah, jadi Ummat Nabiyullah Muhhammad Shallallahu'alaihi wassalam.

Mati dekat, mati yang pasti, semoga kita semua mati husnul khatimah, gak bawa zalim ke sesama manusia, gak bawa kewajiban antar sesama makhluk, gak bawa dosa ke Allah azza wa jalla.

Mati saat sedang amal sholih, mati di atas dakwah, mati diatas sujud kepada Allah.

(Ustadz Rendy Saputra)

***

Pedih rasanya mendengar kepergianmu Koh. Serasa tak percaya. Berharap ini hanyalah mimpi. Meski berat, tapi inilah ketetapan taqdir yang memang harus dijalani.

Engkau memang tidak mengenalku, tapi aku mengenalmu dengan segala sepak terjang kebaikanmu. Engkau begitu menginspirasi banyak orang, termasuk bagiku.

Suatu ketika kita pernah satu grup WA. Ketika aku bercerita tentang Merbabu, engkau bisa memahaminya dengan baik. Karena engkau pernah menempuh sekolah di Ambarawa. Bahkan punya rumah di Salatiga. 

Meskipun aku bukan siapa-siapa dan tak dikenal, tapi engkau mau menanggapi dengan ramah. Engkau mau menanggapi dengan panjang lebar. Sebuah bukti bahwa engkau begitu humble.

Ada sebuah pesan darimu yang menancap erat di hatiku hingga kini. Bahwa Mualaf Center adalah penjaga gerbang terluar ummat. Bahwa tugas kami adalah memastikan agar ummat tak melompat dari pagar itu.

Memang tugas menjaga pagar ini terlihat sunyi dan sepi. Terkadang tak dipandang karena berada.di garis paling belakang. Tapi sesungguhnya Alloh tak melihat dimana posisi kita, apakah di depan atau di belakang. Karena Alloh hanya melihat usaha kita.

Terima kasih atas inspirasinya selama ini Koh. Insya Alloh akan menjadi amal jariyah yang pahalanya mengalir abadi. Begitu banyak yang mengikuti jalanmu. Begitu banyak yang terinspirasi oleh sosokmu.

Kami bersaksi bahwa engkau orang baik.

Allohummaghfirlahu warhamhu waafihi wafuanhu.

Innalillahi wa inna ilahi rojiun

Keluarga Besar Mualaf Center Kab. Semarang (MCKS) ikut berbelasungkawa yang mendalam atas berpulangnya dirimu....

Sedih karena kehilangan dirimu. Tapi sekaligus bahagia dan bangga melihatmu istiqomah hingga akhir hayat. Engkau adalah sosok mualaf pejuang yang membuktikan keseriusanmu. Engkau membersamai ummat hingga ajal menjelang.

Terima kasih Koh....engkau telah menjadi pembuka jalan bagi banyak orang....

(Widi Astuti)