Tweet:Template jawaban goblok👉 "Aparat sudah sesuai prosedur"

[PORTAL-ISLAM.ID]  Ratusan nyawa melayang. Setidaknya 129 nyawa melayang pascalaga Arema Malang FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.

Jumlah korban kabarnya terus bertambah dan ada beberapa kicauan di media sosial menyebut 153 meninggal dunia. 

Banyak pihak menuding ratusan korban nyawa melayang karena salah penanganan aparat yang menembakkan gas air mata ke tribun penonton.

Padahal berdasar aturan FIFA, dilarang menggunakan gas air mata di dalam stadion.

Seperti dilansir Kompas.com, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur, Irjen Nico Afinta memastikan bahwa penembakan gas air mata kepada suporter Aremania di atas tribun saat terjadi kericuhan sudah sesuai prosedur. 

Menurut Nico, hal itu sebagai upaya menghalau serangan suporter yang merangsek turun ke lapangan dan berbuat anarkis. 

"Sehingga, para suporter berlarian ke salah satu titik di pintu 12 Stadion Kanjuruhan. Saat terjadi penumpukan itulah banyak yang mengalami sesak napas," ungkapnya dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Minggu (2/10/2022) pagi.

***

Netizen menyebut beberapa template goblok jawaban aparat dan pihak yang semestinya bertanggung jawab:

"Aparat sudah sesuai prosedur" 

"Tingginya animo di luar dugaan"

"Bukan waktunya saling menyalahkan"

"Tanggung jawab semua pihak utk menjaga ketertiban" 

"Mari kita tingkatkan..."


Baca juga :