Mengolok-olok Ayat Allah

Oleh: Kak Oksa

Orang yang phobia terhadap Islam sering mengolok-ngolok tentang hadiah dari Allah untuk penghuni surga, yaitu bidadari.

"Bukankah cita-cita mereka jadi syuhada biar segera ketemu 72 bidadari. Udah tercapai tuh." Komen mereka saat merespon kematian 6 laskar sambil memberi emot tertawa lebar.

Banyak yang kayak gitu. Termasuk yang dilakukan Eko Kuntadhi baru-baru ini. Bahas bidadari dibilangnya mimpi selangkang*n. Benar kata Ustadz Hafidz Abdurrahman, bukan hanya menghina ning imaz tapi sudah menghina ajaran Islam dan menghina mufassir Ibnu Katsir.

Surga hanya diperuntukkan untuk orang yang bertakwa. Dan mencapai derajat takwa itu sulit sekali. Apalagi hidup di jaman ini. Orang bertakwa misalnya. Dia menjaga matanya, menjaga kata-katanya, menjaga pergaulannya. Dia rela tak punya pacar karena tahu itu dosa. Dia tak mau melihat aurat wanita yang tak halal baginya. Dia tak mau berzina. Dia tak selingkuh. Dan itu berat. Susah.

Dia tak menikmati dunia. Dia tak mengikuti apa kata nafsunya. Dia bersabar dalam taat. Berat sangat. Maka atas kesabarannya, Allah beri ridhoNya. Allah hadiahkan surga untuknya. Allah beri seluruh kenikmatan yang di dunia ia tahan. Termasuk wanita. Allah beri wanita tercantik dan terbaik yaitu bidadari yang bermata jeli.

"Salamun 'alaikum bima shobartum, Selamat atas kamu, ini semua karena kesabaranmu di dunia."

MasyaAllah. Di Surga memang tempat orang-orang bertakwa menikmati seluruh jerih payahnya di dunia. Mereka sibuk dalam kenikmatan yang Allah beri. Hadiah atas ketaatan dan kesabaran. Lalu apa masalahnya jika lelaki dihadiahi bidadari? Toh di surga itu tak ada lagi rasa cemburu, iri, dengki, hasad, dan sifat buruk lainnya. Baca QS An-Naba ayat 31-36.

Aneh saja jika ada yang mempersalahkan bidadari. Ya udah kalau kamu gak mau bidadari, gak usah masuk surga. Kalau masuk surga pasti dikasih. Sebab telah tertulis dalam Alquran yang mulia. Hadiah untuk orang-orang yang bertakwa, bukan untuk orang yang suka adu domba. 🤭

*fb