KEBECIAN BUZZERP KUNTED PADA ISLAM

KEBECIAN BUZZERP KUNTED PADA ISLAM

By Doni Riw

Kelakuan Kunted membuli Islam ini bukan yang pertama. Hanya saja, kali ini dia kepentok; ustadzah yang dibuli dari kalangan NU.

Jelas si Kunted tidak menyangka. Terbukti buliannya super kasar. Dia ngatain Ning Imaz dengan kata "Tolol", "Selangkangan", bahkan "Budak Seks".

Kunted tidak mungkin sekurang ajar itu jika sejak awal tahu bahwa wanita itu dihormati oleh kalangan NU.

Setelah tau, Kunted minta maaf. Persoalannya, jika yang dia buli bukan dari kalangan NU, akankah dia minta maaf? Padahal pembahasan yang dibuli Kunted itu pembahasan universal dalam Islam.

Pembahasan Ning Imaz adalah soal Bidadari Surga. Bahwa lelaki beriman kelak di surga diberi hadiah banyak Bidadari super cantik. Sementara wanita diberi perhiasan dan kecantikan melebihi bidadari.

Pembahasan tersebut adalah pembahasan mu'tabar di dalam Islam. Banyak ayat Al Quran menyebutkan hal itu. Para Mufasir juga tak berselisih tentangnya.

Dari kasus ini terbukti, bahwa apa yang dilakukan Kunted & buzerp semua, termasuk bosnga, bukan soal perang melawan Radikalisme, Intoleransi, Anti NKRI, dll.

Semua itu hanya kedok untuk menutupi kebencian mereka terhadap Islam.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman;

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّخِذُوْا بِطَا نَةً مِّنْ دُوْنِكُمْ لَا يَأْلُوْنَكُمْ خَبَا لًا ۗ وَدُّوْا مَا عَنِتُّمْ ۚ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَآءُ مِنْ اَفْوَاهِهِمْ ۖ وَمَا تُخْفِيْ صُدُوْرُهُمْ اَكْبَرُ ۗ قَدْ بَيَّنَّا لَـكُمُ الْاٰ يٰتِ اِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang-orang yang di luar kalanganmu seagama sebagai teman kepercayaanmu, karena mereka tidak henti-hentinya menyusahkan kamu. Mereka mengharapkan kehancuranmu. Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang tersembunyi di hati mereka lebih jahat. Sungguh, telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu mengerti." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 118)

Semoga dengan kasus ini, semua Muslimin mengambil pelajaran, bersatu dalam aqidah dan syariah Islam, tak mau dipecah belah oleh buzerp dan para cukongnya.

(Jogja 16/09/22)