Gairah Umrah Tak Terbendung Harga

Gairah Umrah Tak Terbendung Harga

“Minat berumrah luar biasa karena perjalanan yang tertunda selama dua tahun membuat permintaan menumpuk."

Minat perjalanan umrah tetap tinggi di tengah lonjakan harga tiket pesawat dan akomodasi. 

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), Firman M. Nur, mengatakan, meski harga layanan penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) naik 15-25 persen dari harga sebelum masa pandemi, permintaan tetap ramai.

“Permintaan dari calon jemaah terus berdatangan. Hampir semua anggota Amphuri sudah kembali aktif berbisnis,” ucapnya kepada Tempo, kemarin (25/6/2022).

Sebagai perbandingan, kata Firman, sudah ada 128 ribu visa umrah yang diterbitkan pada periode 30 Juli hingga 25 Agustus 2022. Padahal, pada 2019, jumlah visa yang terbit hanya sekitar 100 ribu per bulan. “Minat berumrah luar biasa karena perjalanan yang tertunda selama dua tahun membuat permintaan menumpuk."

Merujuk pada informasi dari 551 anggota aktif Amphuri, dia meneruskan, setidaknya terdapat 8-10 kali penerbangan umrah dari Jakarta dalam sehari. Adapun frekuensi dari Surabaya dan sekitarnya rata-rata empat kali per hari. Dengan hitungan umum, terdapat 350-400 penumpang umrah dalam satu penerbangan, artinya biro perjalanan bisa melayani hampir 7.000 keberangkatan per hari.  

Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umroh dan Haji (Sapuhi), Syam Resfiadi, mengatakan sebelumnya porsi biaya transportasi udara dalam komponen harga paket umrah mencapai 40 persen. Sebelum masa pandemi, harga paket reguler umrah Rp 25-28 juta. Tarif yang sudah melonjak karena biaya tes Covid-19 kini diperparah oleh kenaikan harga avtur. Namun permintaan ternyata masih deras.

“Sekarang jemaah umrah dari Indonesia sudah melebihi Pakistan, yang sebelumnya ada di nomor satu dunia dari segi permintaan,” ia menuturkan.

Menurut Syam, para maskapai mitra PPIU juga mulai menambah kapasitas kursi dan frekuensi penerbangan umrah secara bertahap. Sementara beberapa bulan lalu hanya tersedia 2-3 kali penerbangan umrah dalam sepekan, sekarang tersedia dua penerbangan per hari. Besarnya permintaan pun mengharuskan para agen berbagi kuota dalam satu perjalanan udara menuju Tanah Suci.

“Biro travel tidak bisa memaksakan jumlah konsumen yang terlalu banyak. Rata-rata sekarang per grup hanya dua bus atau setara 90 kursi di pesawat,” tutur Syam.

Kepala Subdirektorat Pengawasan Umrah Kementerian Agama, Noer Alya Fitra, membenarkan soal tren umrah yang terus melambung pada paruh kedua 2022. Sejak awal tahun hingga 14 September lalu, tercatat lebih dari 400 ribu peziarah yang berangkat umrah. Volume penumpang umrah dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sudah menembus 3.000 orang per hari.

“Kami tidak menargetkan jumlah tertentu hingga akhir tahun karena tergantung jumlah kursi pesawat yang tersedia. Yang pasti, tren umrah mulai normal,” katanya kepada Tempo

Pada 2018-2019, jumlah anggota jemaah umrah mencapai 1 juta orang per tahun. Saat ini, baru embarkasi dari Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Medan yang dibuka pemerintah untuk umrah.

Garuda Tambah Armada Pesawat

Lewat cucu usahanya, yakni Aerohajj, Garuda Indonesia menawarkan paket perjalanan umrah empat hari. Untuk segmen penumpang eksekutif, paket itu merupakan gabungan layanan yang harganya dipatok mulai dari Rp 24 juta. Isinya sudah mencakup biaya tiket penerbangan pulang-pergi Jakarta-Jeddah, visa umrah, akomodasi dua malam di hotel berbintang, kuliner harian, transportasi darat Jeddah-Mekah, air zamzam, pembimbing ibadah, dan asuransi perjalanan.

Lokasi pemberangkatan umrah pun ditambah oleh pemerintah. Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, misalnya, akan mulai dipakai sebagai titik embarkasi pada November mendatang. 

Pelaksana tugas Executive General Manager Bandara Kertajati, Yudha Nugraha, menuturkan pesawat berbadan lebar, seperti Boeing 777 dan Airbus 330, sudah bisa dioperasikan di bandara tersebut.

“Kondisi runway sangat prima. Siap melayani penerbangan umrah yang menggunakan pesawat berbadan lebar untuk penerbangan langsung menuju Jeddah dan sebaliknya,” ucapnya.

(Sumber: Koran Tempo 26/9/2022)