Dulu Kumuh, Anies Bangun Kampung Bayan Disamping JIS Jadi Kampung Susun Yang Keren dan Megah

[PORTAL-ISLAM.ID]  JAKARTA - KAMPUNG Bayam merupakan permukiman yang terdampak pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). Lantaran itu, Pemprov DKI Jakarta melalui PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pelaksana proyek JIS menata Kampung Bayan yang dulunya kumuh sekarang jadi Kampung Susun Bayam yang sangat keren.

Saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Susun Bayan pada Sabtu, 7 Mei 2022 lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta melakukan pembangunan yang memfasilitasi semua, di mana warga mendapatkan kesempatan yang sama, termasuk warga Kampung Bayam yang berada di dekat pembangunan JIS.

"Hari ini, kita mulai babak baru untuk peletakan batu pertama pencanangan Kampung Susun Bayam. Ini mengirimkan pesan bahwa pembangunan yang dilakukan di tempat ini adalah pembangunan yang memfasilitasi semuanya. Semua mendapat kesempatan yang sama untuk masa depan yang cerah dan Pemprov DKI menjunjung tinggi kesetaraan kemanusiaan yang diwujudkan dalam bentuk nyata untuk warga Kampung Bayam,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Anies menegaskan bahwa pembangunan Kampung Susun Bayam ini tidak akan menghilangkan penghidupan atau mata pencaharian warga, di mana sebelumnya warga banyak berprofesi sebagai petani perkotaan atau urban farmer.

Anies Baswedan mengatakan warga yang berprofesi sebagai petani kota tetap bisa meneruskan pekerjaannya. Malah, kata dia, hal ini bisa menjadi contoh kawasan pertanian dan stadion bertaraf internasional bisa berdampingan.

“Bukan hanya hunian, tetapi penghidupannya direncanakan dengan melibatkan semua. Nantinya yang berprofesi sebagai petani dapat terus meneruskan profesinya, sehinga menjadi contoh di samping stadion bertaraf internasional, berdampingan dengan masyarakat petani perkotaan,” paparnya.

Pencanangan Kampung Susun Bayam ini juga diapresiasi warga Kampung Bayam. Salah satunya, tokoh masyarakat Kampung Bayam, Paulinus Melatuna yang bersyukur warga dilibatkan dalam perencanaan, sehingga nantinya hunian tersebut akan sesuai dengan apa yang dibutuhkan warga.

“Kami bersyukur dan berterima kasih bahwa tak diabaikan dan punya pemimpin yang mempedulikan kami, kepada Jakpro, Pemprov DKI dan para pendamping. Kami berharap semua rencana berjalan lancar dan tuntas hingga nanti ditempati,” tuturnya.

Untuk diketahui, Kampung Susun Bayam terdiri dari 3 blok/gedung dengan 4 lantai yang diperuntukkan bagi 135 kepala keluarga, ditambah dengan 3 unit hunian khusus difabel, sehingga total berjumlah 138 unit hunian. Unit hunian memiliki luas 36 meter persegi dengan layout ruangan meliputi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, ruang keluarga, balkon dan tempat menjemur pakaian.

Konsep desain Kampung Susun Bayam mengambil konsep Mezzanine (Hunian Bertumbuh), yang mana pada satu lantai bangunan terdapat dua lantai fungsional. 

Kampung Susun Bayam juga memiliki fasilitas pendukung, seperti unit usaha warga, koperasi dan gudang, musala, tempat wudu, taman kanak-kanak dan perpustakaan, aula serbaguna, toilet umum, serta ramp difabel. 

Saat ini pembangunan Kampung Susun Bayan sudah hampir selesai. Bisa dilihat di foto atas dan video di bawah ini...

[VIDEO]