Apakah orang yang melakukan protes dan mengkritik kebijakan kenaikan harga BBM berarti dia tidak sabar?

Apakah orang yang melakukan protes dan mengkritik kebijakan kenaikan harga BBM berarti dia tidak sabar?

Tergantung.

Jika protes dan kritiknya sepenuhnya dilandasi oleh sikap tidak ridha terhadap ketetapan Allah yang telah terjadi (ingat: semua yang terjadi itu taqdir dari Allah ta'ala, menurut kesepakatan ahlus sunnah khilafan lil mu'tazilah), maka itu menunjukkan dia tidak sabar, dan ini hal yang tercela (madzmum).

Namun jika protes dan kritiknya tersebut karena dia sadar ada kewajiban amar ma'ruf nahi munkar dan muhasabatul hukkam (mengevaluasi penguasa) atas kebijakan yang menyulitkan rakyat banyak, tidak berpihak pada rakyat dan lebih berpihak pada segelintir orang, disokong oleh data yang kuat, maka ini adalah perkara yang terpuji (mahmud). Bahkan ia adalah bentuk kesabaran, yang tidak dimiliki oleh banyak orang saat ini, yaitu kesabaran dalam amar ma'ruf nahi munkar tanpa takut kehilangan dunia.

(Ustadz Muhammad Abduh Negara)