"No Viral No Justice" THE POWER OF NETIZEN!

THE POWER OF NETIZEN!

Oleh: Azwar Siregar

Kalau kita mau ngakak, ya wajar juga. Rasa-rasanya baru di Negara kita, dan baru di Rezim sekarang keadilan harus diperjuangkan lewat Media Sosial.
"No viral no justice" kata pepatah jaman now.

Contohnya ya Kasus Pembunuhan Brigadir J dan sekarang Bu Mercy Mariana Ahong.

Kasus Brigadir J hampir saja senasib dengan Kasus KM 50. Syukurnya rakyat kompak. Menyuarakan kejanggalan demi kejanggalan. Hasilnya puluhan Anggota Kepolisian sampai Jenderal diperiksa.

Luar biasa. The Power of Netizen.

Kasus Bu Mercy Mariana Ahong juga membuat Netizen kompak melawan. Dia yang nyolong, dia pulak yang memaksa Kasir Alfamart meminta maaf. Netizen ngamuk. Minta Alfamart bersikap dan membela karyawannya. Meminta Bang Hotman membela Kasir Alfamart. Hasilnya giliran si Mariana Ahong yang mengiba-iba meminta maaf.

Netizen Indonesia kalau bersatu hebat. Rakyat kalau bersama hebat. Jangankan oknum atau Lembaga Nasional. Saya yakin PBB saja merinding ketakutan kalau kompak diserbu Netizen Indonesia.

Sayangnya gara-gara ulah para BuzzeRp seperti Denny Siregar, Abu Janda, Kuntet dan yang lainnya, seringkali kekompakan Netizen kita terpecah. 

Sebut saja di Kasus Pembantaian KM 50, Kasus Koruptor seperti Harun Masiku, kasus Apeng, Kenaikan Harga BBM, Pemaksaan Iuran BPJS dan yang lainnya.

Banyak Netizen yang sebenarnya juga keberatan. Sebut saja dengan kenaikan harga BBM. Tetapi karena takut dituduh anti Pemerintah, akhirnya memilih diam. 
Apalagi para Buzzer Comberan telah berhasil memberikan Label Kadrun untuk rakyat yang dianggap tidak mendukung Pemerintah.

Dasar para BuzzeRp sialan!