Aksi Heroik Pemuda Palestina Sendirian Balas Israel dengan Pistolnya, 9 Penjajah Yahudi Terluka, 3 Kritis

[PORTAL-ISLAM.ID]  YERUSALEM - Amir Al-Shidawi, pemuda ini berasal dari alQuds Yerusalem. Baru saja ia melakukan pembalasan terhadap penjajah israhell. Dengan pistol dia tembak kumpulan pemukim yahudi. Dalam waktu sekitar 15 detik dia lesakkan 10 peluru ke tubuh zionis dan tidak ada satupun tembakannya yang meleset. Setelah pengepungan selama 6 jam ia akhirnya ditangkap oleh aparat zionis.

Sembilan pemukim Yahudi terluka, termasuk 4 di antaranya dalam kondisi kritis dan berbahaya, saat hari Minggu pagi (14/8/2022) seorang pemuda Palestina melancarkan operasi penembakan dekat Kota Tua Al-Quds “yang diduduki”.

Organisasi penyiaran Israel mengatakan bahwa operasi penembakan di Al-Quds berlangsung antara 10 hingga 15 detik, dan dilakukan oleh satu orang yang menembakkan 10 peluru ke sebuah bus dan dua kendaraan sebelum menarik diri dari lokasi.

Penembakan itu mengakibatkan cederanya 9 pemukim Yahudi, menurut Channel 13 Israel.
Menurut saluran Ibrani Reshet Kan, 3 dari yang terluka berada dalam kondisi kritis, yang keempat dalam kondisi serius, dan 4 di antaranya digambarkan mengalami luka sedang atau ringan.

Channel 12 Israel melaporkan bahwa penembak di Kota Tua Al-Quds menargetkan bus, mobil, dan pejalan kaki.

Israel Umumkan Penangkapan Pelaku Operasi Al-Quds

Radio tentara Israel mengumumkan pada Minggu bahwa mereka telah menangkap pelaku serangan penembakan di Yerusalem yang diduduki, setelah pengejaran selama enam jam.

Surat kabar Israel, Maariv, mengatakan bahwa pelaku serangan itu adalah Amir al-Sidawi (28), warga Al-Quds..

Hamas: Operasi Penembakan Al-Quds Berkualitas dan Heorik

Faksi-faksi Palestina mendukung operasi itu dan menganggapnya sebagai respons alami terhadap kejahatan pendudukan terhadap rakyat Palestina.

Hamas menilai operasi serangan penembakan di Al-Quds (Yerusalem) yang terjadi pada fajar hari Minggu, sebagai "heroik, operasi pahlawan, kualitatif ", dan bahwa itu membuktikan kelanjutan dan eskalasi aksi perlawanan di Yerusalem yang diduduki.

Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum mengatakan dalam sebuah pernyataan pers, "Rakyat Palestina sepenuhnya menyadari bahwa perlawanan adalah satu-satunya cara untuk melindungi tanah dan tempat-tempat suci mereka dan bahwa hal itu dapat meningkatkan membebani pendudukan Israel dan mengalahkannya."

Barhoum menambahkan, "Operasi heroik dan berani ini adalah reaksi alami terhadap arogansi tentara pendudukan dan pemukim dan kejahatan sehari-hari mereka terhadap rakyat kami, tanah kami dan tempat suci Islam dan Kristen, dan serangan terus menerus mereka ke Al-Aqsha Al Mubarak."

Ia melanjutkan, "Langkah-langkah pendudukan Israel yang represif dan pengetatan cengkeraman keamanan pada orang-orang kami di Al-Quds tidak akan melemahkan tekad mereka, atau mematahkan keinginan mereka, tetapi akan menjadi motivasi terbesar bagi perlawanan untuk meningkatkan dan mengembangkan alat-alat perlawanan.”

(PIP)