Erick Thohir Ungkap Alasan BUMN Tak Jadi Sponsor di Balap Formula E, Lucu Sekali Cara Ngelesnya

[PORTAL-ISLAM.ID] JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkap alasan perusahaan pelat merah tidak menjadi sponsor dalam ajang balap mobil listrik Formula E yang akan digelar pada Sabtu 4 Juni 2022.

"Kita partisipasi di banyak tempat, ada G20, ada juga beberapa event yang sudah ditugaskan," kata Erick Thohir saat ditemui di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis malam 2 Juni 2022, seperti dilansir Tempo.

Merujuk laman resmi Federasi Otomotif Internasional (FIA) Formula E pada https://www.fiaformulae.com tercantum beberapa jenis sponsor, di antaranya sponsor utama, global, teknis hingga partner biasa. Sebagai tuan rumah, banyak pula sponsor dari Indonesia yang terlibat langsung dalam balapan mobil listrik di bawah bendera FIA tersebut. Namun tak satu pun BUMN yang jadi sponsor Formula E Jakarta.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni berupaya menembus BUMN. Dia berharap agar ada perusahaan pelat merah yang mensponsori even internasional itu. 

Usai Presiden Jokowi bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di lokasi sirkuit di Ancol pada 25 April lalu, Sahroni mengajukan proposal sponsor Formula E Jakarta kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

"Habis Presiden datang hari Senin, Kamis gue menghadap Pak Erick Thohir, sampaikan proposal," ujar Sahroni di lokasi sirkuit Formula E Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Namun ternyata proposal sponsor Formula E Jakarta ditolak Menteri BUMN Erick Thohir.

Demi Indonesia, Bukan Anies

Ketua Komite Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni mengungkapkan kekecewaannya karena tak ada satupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi sponsor Formula E. 

Sahroni pun mengungkapkan alasannya mengapa ia sejak awal ingin agar BUMN menjadi sponsor, yakni demi kepentingan Indonesia sebagai bangsa dan negara. 

"Saya menyampaikan per hari ini tentang BUMN. Kenapa orang bilang "lo melas-melas kemarin minta sponsor". Gua memelas minta BUMN untuk bergabung demi bangsa dan negara, bukan melas karena faktor yang lain," ucap Sahroni saat meet and greet Formula E di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (2/6/2022), dilansir dari Tribun Jakarta

Sahroni mengatakan, partisipasi BUMN harusnya bisa menjadi tanda bahwa Indonesia hadir dalam ajang balap mobil listrik bertaraf Internasional itu.

Jadi, politisi Partai Nasdem ini menegaskan, ia mengharapkan kehadiran BUMN bukan hanya karena faktor uang semata. 

"Saya melas untuk BUMN untuk ikut serta bahwa Indonesia ada untuk kegiatan Formula E. Ini bukan masalah duit tapi pride (kebanggaan), bahwa BUMN hadir itu untuk Indonesia, bukan Anies atau Jakarta, tapi Indonesia. Setuju kan ya? gua melas ke BUMN untuk Indonesia," kata anggota DPR RI dari Nasdem yang dijuluki crazy rich Tanjung Priok itu. 
Meski Formula E tak mendapat dukungan sponsor dari perusahaan BUMN, ajang balapan mobil listrik itu dipastikan tepat berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Sebanyak 22 pembalap dari 11 tim siap bertarung dalam seri ke-8 balap mobil listrik Formula E di Jakarta. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa ajang balap mobil listrik Formula E Ancol menjadi komitmen Pemerintah DKI Jakarta untuk mewujudkan komitmen langit biru di ibu kota.

"Lewat ajang Formula E sekaligus kita kirimkan pesan pada dunia bahwa Jakarta adalah kota global yang berani mengambil peran transformatif dalam mengatasi perubahan iklim, menciptakan lingkungan yang layak huni, dan memastikan perubahan mobilitas yang berkelanjutan," kata Anies Baswedan di akun Instagramnya, Kamis (2/6/2022).