LUDESSSS SEKETIKA‼️

LUDESSSS SEKETIKA‼️

Oleh: Saptuari Sugiharto (Pengusaha muslim)

Penjual sayur yang suka lewat depan rumah, saya tanya: "Kang kalau sampai sore dagangannya masih ada sisa, dikemanain sayurnya?"

"Saya masak sendiri, sebagian saya bagi-bagi tetangga, insya ALLAH dapat pahala sedekahnya...." jawabnya.

Cak Ahmad, cah Meduro yang jualan sate ayam keliling dan punya warung sate yang ditunggui istrinya berkata:

"Saya jualan gini aja mas yang penting hati tenang, tiap hari adaaa aja rezekinya, untuk keluarga cukup, saya gak punya utang dimanapun...." katanya sambil tersenyum, wajahnya seperti tanpa beban. 

Usai sholat Maghrib di masjid saya dijawil pak Syahrul tetangga saya, di parkiran motor dia membawa satu keranjang berisi tempe dagangannya. Tempe merek Dansul terkenal enak dan laris, punya pabrik sendiri dan buka outlet di beberapa pasar tradisional. Dia menyerahkan dua tempe batangan yang masih diplastik, beberapa jamaah lainnya juga dibagi. Mungkin itu tempe sisa dagangannya hari itu yang jadi ladang sedekahnya, langsung saya balas dengan doa "Ya ALLAH semoga tempe pak Syahrul besok lariss semua, berlimpah rezekinya.." Dia langsung menyahut.. "Aaamiiin".

Agus manager Tengkleng Hohah melaporkan, "Bos stock ati paru banyak nih menuhin frezzer, over stock. Mau dijual gimana ya?" 

"Dimasak saja sebagian Gus, jadikan lauk dengan nasi bungkus, bagi ke kawan-kawan driver ojol yang datang juga kamu kirimkan ke panti asuhan," jawab saya.

Indah ya.. pasti banyak mengalami kayak gini, jualan gak selalu untung tapi ada hikmah manfaat yang tersebar dibaliknya. 

GHARAR (SPEKULASI TINGGI) dan MAISIR (UNSUR JUDI)

Tahun 2011 adalah masa kelam saya, setiap hari melototin laptop memantau perdagangan forex online dan emas derivatif. 

Stresss ketika harga tiba-tiba turun, seneng sesaat ketika untung. Besoknya rugi lagi, ketahan floating di angka tinggi, bayar biaya inap setiap hari, saldo makin ludes.

Ketenangan hati tercabut! Sholat gak khusuk.. ada yang hilang dari dalam diri, seperti tidak ada keberkahan rezeki. Ada yang beli dengan alasan investasi, ditahan lama pas harga naik, pas harga turun belum dijual kayak ada penyesalan. Semua hanya dalam bentuk angka-angka.. semu mudah sirna. 

Hilang 350 juta dalam beberapa bulan, padahal sebagian uang utangan.. puyeng! Ketemu teman lainnya seperti dapat hiburan, yang habis 800 juta, ada yang 1,4 milyar, bahkan ada yang 2 milyar nangis gak bisa beli popok anaknya.

Uangnya kemana? Siapa yang ngambil?
Duit setan dimakan demit?!
Nasehat gak mempan, biasanya sadar dan mau taubat setelah ludess habis-habisan.. 

Cripto, token, .. aah mainan apa lagi ini? Siapa yang sudah untung besar? Siapa yang sudah kere dadakan..? siapa yang bisa main belakang di pasar?

Oh iya.. buku “Catatan Bisnis yang Bikin Laris” sudah cetak ulang lagi, cuma 99 ribu dapat fuuul inspirasi, nih ada disini 👇 

Sehat selalu, semoga berkah hidupmu..

(fb penulis)