Gak Suka Standar Ganda Barat, Kita Jangan Malah Ikut-ikutan Seperti Mereka

Kita boleh saja gusar dengan ulah standar ganda yang ditunjukan oleh pihak barat, baik Eropa, Amerika, negara komunis maupun penjajah macam Israel. Namun kita jangan malah terpancing untuk menjadi seperti mereka.

Saat kita sering dengan gigih mengutuk agresi Israel ke Palestina, kita jangan sampai malah "diam" ketika ada pihak lain yang berusaha menginvasi negara lain dengan kekerasan. Karena biar bagaimanapun, perang tetaplah perang. Ia pasti membawa korban. 

Kita boleh muak ketika banyak orang yang saat ini mengecam tindakan Rusia terhadap Ukraina, tapi kemarin-kemarin diam saja melihat Israel membantai Palestina. 

Tapi jika sekarang kita yang terbiasa bersuara lantang mengutuk invasi Israel ke Palestina namun diam saja melihat ulah Rusia ke Ukraina, 

Apa bedanya kita dengan mereka yang berstandar ganda? 

Apakah karena menganggap Palestina adalah negara muslim sedangkan Ukraina negara kafir makanya kita diam dan merasa tidak terlibat? 

Jika demikian, seyogyanya kita juga tidak pantas mengharapkan dukungan dari negara kafir terhadap Palestina. Karena kita sudah sama RASIS-nya dengan mereka.

Kita boleh tertawa melihat PM Israel yang begitu keras bersuara meminta Rusia menghentikan serangan yang menyengsarakan rakyat Ukraina, tapi negaranya sendiri sedang menjajah Palestina. 

Tapi saat kita ikut menertawakan perang antara Rusia dan Ukraina, menjadikannya lelucon, bahkan bertepuk tangan dengan apa yang dilakukan Putin,

Apa bedanya kita dengan PM Israel?

Iya. Kita yang terus menangisi Palestina namun sekarang malah mentertawakan Ukraina telah sama-sama menunjukan ironi. Sikap standar ganda. 

Kita boleh protes ketika berbagai federasi olahraga menghukum Rusia namun mendiamkan Israel. Para pemilik kebijakan yang menghukum para atlit yang mendukung Palestina namun memuji mereka yang mendukung Ukraina memang memalukan! 

Tapi jangan sampai kita malah mendukung Rusia. Membela atlit mereka agar tetap boleh ikut bertanding untuk melampiaskan kekesalan kita karena atlit Israel tidak pernah diboikot seperti itu. Rusia dan Israel sama-sama jahat dalam urusan perang. Apalagi AS. 🙄

Jangan terpukau dengan propaganda Putin dan Rusia yang pernah menyatakan bahwa Ia tidak bermasalah dengan Islam. Lihat fakta sejarah bahwa Rusia berperan aktif membantai rakyat di Suriah, Afghanistan, Chechnya. 

Jangan mudah percaya melihat berita pasukan muslim Chechnya yang mendukung Rusia lalu langsung menyimpulkan bahwa Islam mendukung Rusia. Coba baca dulu sejarahnya dari berbagai sisi. Telusuri sepak terjang pemimpinnya yang sekarang. Karena sejak jaman Rasulullah masih hidup, sudah ada orang muslim yang perilakunya bertolak belakang dengan ke-Islamannya. Yang berkamuflase dan bersiasat di tengah orang-orang beriman.

Salam takzim bagi orang-orang yang tetap berpihak kepada kemanusiaan dan dengan kukuh menyuarakan STOP WAR tanpa memandang ras, bangsa, agama, dan kedudukan. 🙏

Ttd

(Aisha Rara)