Saya Bangga Jadi Orang Minang, Belum Pernah Ada Pengajian Dibubarkan Di Sini

SAYA BANGGA JADI ORANG PADANG

Oleh: Kamrizal Syafri*

Ada perasaan haru, ketika masyarakat Sumbar gegap gempita menyambut kedatangan Ustadz Syafiq Riza Basalamah. 

Saya juga bangga, ketika orang awak antusias menerima kunjungan dakwah Ustadz Khalid Basalamah.

Juga, perasaan ini membuncah melihat orang minang membludak menanti kedatangan Ustadz Abdul Shomad.

Ranah Minang juga dengan meriah menghadiri kajian Ustadz Adi Hidayat.

Orang Awak juga hangat dan ramah menerima Ustadz Idrus Ramli, Tengku Zulkarnain, Haikal Hasan, bahkan Abu Bakar Baasyir.

Ya...Negeri ini memang sangat menghormati alim ulama, Buya, Kiyai dan Ustad.

Belum pernah ada pengajian dibubarkan, Ulama dipersekusi dan apalagi Ustad digeruduk.

Negeri ini dari dulu adalah tanah yang nyaman dan aman bagi orang shaleh, alim dan intelektual.

Daerah ini juga, telah dan selalu melahirkan Ulama, Cerdik pandai dan Pemimpin bangsa.

Saya bangga sebagai Orang minang. 

Saya bangga menjadi urang awak.

Tapi saya juga menghargai suku suku lain. Saya juga menghormati daerah-daerah lain. Saya juga mencintai puak dan suku lainya, terutama "Suku Betawi"... 

"Saya bangga jadi Orang Minang.."🙏🏻🙏🏻

*fb penulis