Catatan Awal Tahun: Oligarki Akan Gunakan Segala Cara Untuk Mempertahankan Kekuasaan 2024

Catatan Awal Tahun

Oleh: Naniek S Deyang

Pada malam tahun baru si Pak itu action ngelihat lokasi banjir pakai kaos dan celana jeans dengan sandal, bukannya saya senang tapi sedih.

Setiap hari lihat aksinya kok saya makin sedih, karena beberapa kali bertemu taipan bilang, mereka akan memenangkan bapak itu jadi Presiden.

Mengapa taipan pilih dia? bapak itu adalah fotocopy dari bapak sekarang, dan itu akan membuat ruang-ruang gerak taipan makin leluasa.

Kalau taipan masih oke, namanya juga pengusaha pilih yang paling memberikan untung besar dan kenikmatan berusaha. Tapi ada yang kurang ajar sebenernya, menurut taipan itu, bukan mereka aja yg menghendaki, tapi juga para pejabat sekarang yang ternyata memiliki bisnis bak gurita. "Mereka juga harus selamatkan bisnisnya Bu"...

Bapak itu akan dipasangkang dengan menteri keturunan tionghoa, yang sekarang jungkir balik dari uruaan WC sampai berbagi lomba Tarkam.

Lalu si taipan berhitung duit yang kemungkinan cair dari kawan-kawannya, ditambah uang bisa dikumpulkan si calon wakil presiden, karena kalau yang maju ada darah-darah tionghoa, pasti seluruh tionghoa akan mensuport abis-abisan.

Sekarang, kata taipan yang kebetulan sohib saya juga itu, gerakan survei terus digencarkan untuk menjadikan dia juara. Katanya lagi, orang Indonesia itu mayoritas percaya dengan survei. 

Mendengar cerita si taipan, saya jadi mikir pola 2019 akan dipakai, semua sistem digerakkan untuk mewujudkan bahwa hasil survei itu benar.

Memang kalau menghitung duit yang dikucurkan taipan, dukungan pejabat incumbent dan pos-pos yang sekarang ditempati orang-orang untuk menjadikan dia bos Indonesia, Pilpres 2024 itu sama dengan Pilpres 2019, juaranya oligarki.

Ya Allah.....engkau lah sebaik-sebaiknya penolong, tolong kami ya Allah, tumbangkan dan gagalkan segala rencana "mereka"....beri kami pemimpin yang baik dan amanah, Aamiin.....

2 Januari 2022

*fb

Baca juga :