Amanat IB HRS, FPI Langsung Terjun Membantu Korban Erupsi Semeru, Kirim Relawan dan Dirikan Posko Bantuan

[PORTAL-ISLAM.ID]  Merespon Amanat Imam Besar Habib Rizieq Syihab; HILMI-FPI sebagai sayap juang untuk Kemanusiaan FPI, sejak hari pertama (Sabtu, 4 Desember 2021) langsung bergerak menuju daerah-daerah terdampak Erupsi Gunung Semeru.

FPI mengirim para relawan dan mendirikan Posko Bantuan untuk para korban.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan data per Minggu (5/12/2021) jumlah korban meninggal dunia akibat letusan Gunung Semeru sebanyak 14 orang.

"Korban meninggal dunia teridentifikasi di dua kecamatan, yaitu 11 orang meninggal dunia di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan 3 orang meninggal dunia di Kecamatan Candipuro," jelas BNPB dalam konpers hari Minggu.

Merespons bencana erupsi Gunung Semeru, Bupati Kabupaten Lumajang menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru selama 30 hari terhitung mulai 4 Desember 2021 sampai dengan 3 Januari 2022 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 188.45/525/427.12/2021.

Bupati Kabupaten Lumajang juga menetapkan Komando Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru yang dipimpin oleh Komandan Distrik Militer 0821 Lumajang, bersama Komandan Bataliyon Infantri 527 sebagai Wakil Komandan I, Kepala Kepolisian Resor Lumajang sebagai Wakil Komandan II dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang sebagai sekretaris.

Bantuan dan tenaga Relawan masih sangat dibutuhkan untuk menangani dampak erupsi Semeru.