Sudah Main Hujat, Provokasi Salahin Islam, Main Share Gak Cari Info Dulu... Padahal Muslimah Yang Shalat Di Depan Gereja Itu Gangguan Kejiwaan (ODGJ)

[PORTAL-ISLAM.ID]  Viral video seorang muslimah shalat di depan gereja di Bandar Lampung.

Lalu kalangan islamophobia langsung tereak-tereak kesurupan main hujat...

"Gue muslim dan berhijab bahkan gue pernah mondok. Maaf, nggak segini juga menjalankan kewajiban kepada Allah SWT🙏🌹.." kicau seseakun.

Beneran lu pernah mondok? Kok cari info dulu itu kejadian apa sebenarnya...?

"Dis! Emang masjid dan mushola segitu banyaknya masih kurang ya? sampe harus sholat di depan rumah ibadah agama lain?" kicau sesakun lain.

Ini orang-orang yang memang mengidap islamophobia. Buktinya? Sudah banyak diluruskan oleh netizen lain akan kejadian yang sebenarnya... sudah diminta agar hapus twitnya karena itu memprovokasi dan terbukti banyak yang kemakan umpan ini karena gak tahu... tapi tetep bebal gak mau dihapus twitnya.

Padahal kejadian sebenarnya sudah banyak beredar di media online dan media sosial... tinggal gugling...

INI KEJADIAN SEBENARNYA...

Viral Video Perempuan Salat di Halaman Gereja Bandar Lampung, Begini Faktanya

Bandar Lampung - Tersebar Video seorang perempuan melakukan gerakan salat di depan Gereja Immanuel Bandar Lampung, ternyata diduga mengidap gangguan kejiwaan atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Video tersebut memperlihatkan perempuan mengenakan mukena yang diketahui berinisial FD (36) selayaknya melakukan ibadah umat Islam. Namun, lokasinya di halaman parkir Gereja Imanuel, Jalan Dr Susilo, Sumur Batu, Teluk Betung Utara, Rabu (17/11/2021) siang. 

Dari kejadian tersebut personel Polsek Teluk Betung Utara langsung mencari perempuan yang ada di dalam video beredar tersebut. 

Kemudian, pihak Polsek setempat mengamankan FD, yang merupakan warga Jalan Leki Pali, Sepang Jaya, Kedaton, Bandar Lampung. 

Kapolsek Teluk Betung Utara, Kompol Robi Wicaksono menerangkan, FD yang ada dalam video tersebut mengalami gangguan dengan kejiwaannya. 

Hal tersebut diketahui setelah keluarga FD memberikan keterangan oleh pihak kepolisian. 
"Keluarga mengungkapkan FD mengalami gangguan jiwa sejak 2010, setelah melahirkan anak pertama," kata Robi, Kamis (18/11/2021). 

Keluarga FD juga menyatakan, FD juga pernah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa. 

"Namun karena keinginannya selalu tidak sesuai dengan kenyataan, sehingga kejiwaannya kembali terganggu," kata Robi.