Ada Nama Luhut Dalam Liputan Majalah TEMPO "Para Penikmat Cuan PCR"

[PORTAL-ISLAM.ID]  Majalah TEMPO terbaru edisi 1-7 Novemver 2021 mengangkat Headline "PARA PENIKMAT CUAN PCR".

Dalam liputannya, Majalah TEMPO membeberkan perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam bisnis PCR.

"Sejumlah laboratorium tes PCR dimiliki politikus dan konglomerat. Meraup untung saat pandemi Covid-19," tulis majalah TEMPO.

"Politikus dan pengusaha kakap yang memiliki bisnis PCR untung besar. Siapa saja mereka?" lanjut majalah TEMPO.

Yang bakal bikin geger publik adalah disebutnya nama Luhut Binsar Panjaitan dalam liputan majalah TEMPO ini.

Berikut kutipan dari Majalah TEMPO:

[Didirikan pada April 2020, GSI Lab merupakan unit bisnis di bawah PT Genomik Solidaritas Indonesia. Di situsnya, GSI Lab yang memiliki lima cabang di Jakarta dan sekitarnya menyatakan telah mengadakan lebih dari 700 ribu tes PCR. Dalam akta Genomik tercatat, para pendiri menyetorkan modal sejumlah Rp 2,969 miliar, ekuivalen dengan 2.969 lembar saham.

Sebanyak 242 lembar atau setara dengan Rp 242 juta dipegang oleh dua perusahaan yang terafiliasi dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, yaitu PT Toba Sejahtra dan PT Toba Bumi Energi. Pemilik lain adalah Yayasan Adaro Bangun Energi, yang tercatat memiliki 485 lembar saham.

Yayasan Adaro merupakan organisasi nirlaba di bawah PT Adaro Energy Tbk, yang bergerak di bidang pertambangan. Di Adaro, Garibaldi Thohir—kakak Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir—duduk sebagai presiden direktur dan mengantongi 6,18 persen saham.

Boy—panggilan Garibaldi—mengklaim Adaro berpartisipasi dalam penanganan pandemi sejak wabah Covid-19 muncul pada Maret 2020. Ia menyebutkan Adaro tak berniat mencari keuntungan dan ingin memudahkan masyarakat memperoleh layanan tes usap berbasis PCR. “Adaro berpartisipasi melalui yayasan,” ujar Boy.]

👉SELENGKAPNYA BACA MAJALAH TEMPO