Jelang KTT G20, Macron: Pengakuan Taliban Tak Gratis

[PORTAL-ISLAM.ID]  Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan KTT G20 yang akan datang harus mengirim pesan yang jelas kepada Taliban Afghanistan tentang persyaratan pengakuan internasional.

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio yang disiarkan pada Selasa (5/10/2021), Macron mengatakan persyaratan itu harus mencakup kesetaraan bagi perempuan, akses untuk operasi kemanusiaan asing, dan non-kerja sama dengan “kelompok teror Islam”.

“Saya percaya pengakuan internasional harus memiliki harga, dan martabat perempuan Afghanistan, kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, harus menjadi salah satu poin yang kami tekankan, dan harus menjadi syarat bagi kami,” kata Macron.

Mengacu pada KTT G20 yang akan berlangsung di Roma akhir bulan ini, Macron mengatakan: 

“Berbicara tentang Afghanistan, kami, yaitu kami orang Eropa, Amerika, Cina, Rusia, kekuatan besar Afrika, Asia, Pasifik, dan Amerika Latin bersama-sama, kita harus memiliki pesan yang sangat jelas bahwa kita akan menetapkan kondisi (persyaratan) untuk pengakuan Taliban.” 

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan berlangsung di Roma, Italia, 30 sampai 31 Oktober mendatang.

G20 terdiri dari 20 negara yaitu AS, Argentina, Brasil, Australia, Kanada, Meksiko, Turki, Korea Selatan, Jepang, China, Jerman, Inggris, India, Arab Saudi, Afrika Selatan, Italia, Prancis, Rusia, Indonesia, ditambah Uni Eropa.(*)