Akun TNI AD Diserbu Netizen, Warganet Ramai-ramai Dukung Brigjen Junior Tumilaar 'Sang Jenderal Pembela Rakyat'

[PORTAL-ISLAM.ID]  Brigjen TNI Junior Tumilaar dicopot dari jabatannya sebagai Inspektur Kodam (Irdam) XIII/Merdeka.

Hal ini buntut dari peristiwa beberapa waktu yang lalu yang viral luas di sosial media.

Diketahui, Junior Tumilaar menulis surat terbuka kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. 

Isi surat tersebut sebagai respons pemanggilan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serma Zet Bengke yang bertugas di Koramil 1309-03/WSM.

Babinsa tersebut sebelumnya membela dan melindungi warga dalam kasus sengketa tanah dengan PT Ciputra Internasional.

Atas tindakannya, Brigjen Junior Tumilaar diperiksa penyidik Puspomad di Jakarta pada 22-24 September 2021. Dari hasil pemeriksaan saksi, Brigjen Junior dianggap melakukan perbuatan melawan hukum.

Pernyataan ini disampaikan TNI AD di akun resmi twitternya.

Netizen lantas ramai-ramai menyerbu akun twitter TNI AD. Mereka memberi dukungan kepada Brigjen Junior Tumilaar atas tindakannya yang membela rakyat.

"Yang Terhormat Brigjen Junior Tumilaar, anda lebih terhormat dari mereka yg hanya tunduk dengan kekuasaan dan Uang. Anda akan kami kenang Sebagai tentara Rakyat yg membela kebenaran dan keadilan," tulis akun @metimecoffee.

"TNI AD Mengabdi Dan Membangun Bersama Rakyat? Tapi saat rakyat dipojok, rakyat tertekan, rakyat teriak. Kalian gak berdaya. Yg terketuk hatinya hanya pak Brigjen Junior Tumilaar. Salut! Salam hormat, pak JT! Semoga Allah berikan hidayahNya, keberkahan, & lindunganNya," tulis @DanteSpeak_USA2.

"Slogan bersama rakyat apa bersama cukong?, ketika anggota membela rakyat malah di vonis  bersalah!" tulis @Mukidioon2.