Si Kriwil Numpang Tenar Anies Baswedan

"Pura-pura peduli adalah kebohongan Anies di tengah pandemi dan penderitaan rakyat..." 

Kata mas kriwil yang tidak lagi bernidjie.

Sehingga dia pun menambahkan pernyataan bahwa "Saya tidak rela negara ini jatuh ke tangan pembohong 2024 kelak". 

Makanya saat mas kriwil mengajukan diri sebagai salah satu capres, dia memlih pakai kendaraan "hina ABW", karena ABW terhitung tokoh paling berintegritas saat ini. 

Well, 2024 masih masa depan yang tak seorang manusian pun bisa memastikannya, tapi masa lalu bisa disimak dan amati semua manusia.

Saat mas kriwil ini baru lahir tahun 1983, ABW sedang jadi wakil ketua OSIS dan dua tahun kemudian terpilih menjadi Ketua OSIS seluruh Indonesia (300 kandidat se-SMU senusantara). Dia terpilih karena trust para guru, para kepsek, dan para siswa/i yang akhirnya dengan suara bulat memilihnya. Yakinkah kala itu ABW sudah pandai berbohong dalam tahap fit n proper test dan membohongi semua pemilik suara? 

Saat si kriwil masih 4 tahun, membaca menulis pun baru mulai dipelajarinya. ABW yang dituduhnya pandai ngibul, sedang menikmati hidup di Milwaukee Wisconsin Amrik, karena terpilih sebagai siswa pertukaran pelajar. Yakinkah kala itu ABW berbohong semisal memalsukan dokumen atau pura-pura berbakat sehingga skul di amrik minat?

Saat ABW menjadi Ketua Senat tahun 1992 dan lalu di usia 26 tahun menjadi sarjana, mas kriwil masih anak SD yang belum berprestasi. Dan saat ABW langsung mendapat beasiswa ke Luar Negeri untuk S2 dan dilanjutkan beasiswa S3 nya dan bergelar doktor pada 2003, mas kriwil pada 2003 sedang sedang berjuang membesarkan Band Nidjie dan memilih DO. 

Meski jelang masuki politik dia berkata saya cuti kuliah 12 tahun tinggal terusin saja.. faktanya untuk vokasi masa maksimal adalah 10 semester dan strata 1 maksimal 14 semester. 

Orang berprestasi yang bergelar doktor dengan beasiswa versus anak band ngaku cuti padahal DO, masih adakah yang menuduh si doktor lah yang tukang ngibul dan suka berbohong? Jika masih, fix lah bacaan kamu belum sampai ke artikel 'syarat mendapat beasiswa luar negeri untuk master dan doktor'..tak ada celah bagi pembohong untuk bisa apply.

Saat ABW meraih predikat Rektor Termuda di Indonesia untuk pria (usia 38 tahun, rektor termuda wanita adalah Risa Santoso 27th) pada 2009, mas kriwil baru menikahi janda beranak satu dan sedang promo album kedua.

Saat mas kriwil mengajukan diri menjadi caleg untuk memulai karir politiknya karena rencana go internasional band nya malah terbalik 180 derajat... ABW masuk dunia politik justru karena dipinang. Dipinang berkat prestasinya di dunia pendidikan yang begitu gemilang.

Sehingga dari 3 kandidat yang disurvey, ABW meraih 87%, Yohanes 'bapak olimpiade mipa' 9% dan adi ms 4% ...dan menjabatlah dia sebagai Mendikbud selama 2 tahun. Dan dalam dua tahun ABW membuat 40 prestasi, diantaranya adalahnya Ujian Nasional Berbasis Komputer, Neraca Pendidikan Sekolah, Kanal Pengaduan (lapor pungli kemendikbud), Penerjemahan Buku Indonesia ke Bahasa Internasional, yang salah satu programnya book fair buku² Indonesia di Frankfurt Jerman yang adik saya turut serta bersama beliau selaku salah satu editor dari penerbit buku pertama di Indonesia....dan ke 36 prestasi lainnya. 

Dan prestasi itu tercatat rapih pun beberapa masih dilanjutkan programnya meski rename, karena menteri pengganti jaga gengsi. 

40 prestasi yang dikupas tuntas di artikel Bung Pandjie Pragiwaksono itu diakui manusia² berakal loh ya, yang melihat fakta dan data...jadi yang bohong siapa? Dan karena ke 40 prestasinya menghambat pungli, nepotisme, kolusi dan korupsi...wajar banget karirnya sebentar.

Saat mas kriwil masih zonk dan bengong karena hanya mendapat 4% suara setelah kotak suara dihitung dan dibuat kosong. ABW justru bergerak lagi untuk ummat dengan dipinang kembali oleh rakyat Jakarta untuk berkhidmat... dan dia menang. 

A looser and a winner.... kalimat siapa yang akan kau pegang diantara keduanya?

Dan kini saat mas kriwil ngehalu bisa jadi presiden tahun 2024, diawali dengan mengatakan ABW peduli karena bohong....padahal ada 30an prestasi nasional dan internasional yang di dapat ABW selama Maret 2020 - September 2021 (ada di tulisan khusus saya pada akun ini)...di saat pandemi, yang melantik beliau aja kalah. Dan sampai detik ini prenghargaan dan prestasi2 tersebut tidak ada yang dianulir atau dibatalkan karena dalam prosesnya ada tipu-tipu...tidak ada...tanda ABW memang berhak dan pantas menerimanya.

Sedangkan mas kriwil hanya berprestasi di tingkat kehaluan, yang makin akut dan meningkat tiap harinya karena sangat termotivasi menjadi RI satu. 

Setiap yang berlebihan pasti mendatangkan kerugian mas..

Dan gunakan cara yang baik dan benar...tah eta kelosingnya. 

Jadi, lebih rela mas kriwil yang menang atau rela ABW niy...? 

22 September 2021

(By Nur Devi Rasita)

*sumber: fb penulis
*foto: Anies saat diundang ke Casablanca, Maroko, menjadi pembicara Smart City (2018)