WAHAI PARA PETUGAS, JANGAN KASAR TERHADAP MAYIT!!

WAHAI PARA PETUGAS, JANGAN KASAR TERHADAP MAYIT!!

Oleh: KH Luthfi Bashori

Saat ada kematian dari orang-orang terdekat kita, maka jangan perbolehkan siapapun untuk berbuat kasar terhadap jenazah, karena sesungguhnya mayit sekalipun nyawanya sudah meregang dari jasad, maka ia masih dapat merasakan sakit sebagaimana saat hidup di dunia.

Untuk itu Rasulullah SAW memberitahukan kepada umat dalam sabdanya: “Sesungguhnya mayat dalam kuburnya merasakan sakit seperti yang dirasakan dalam rumahnya.” (HR. Imam Ad-Dailami).

Jelas sekali dalam hadits ini, bahwa mayit entah itu yang  baru meninggal, maupun yang sudah berada di dalam kubur, ia dapat merasakan sakit seperti saat berada di rumahnya.

Dalam hadits lain diterangkan, bahwa Rasulullah SAW juag bersabda, “Mematahkan tulang mayit sama dengan mematahkannya sewaktu ia masih hidup.”

Saran kepada para nakes dan aktifis perawat jenazah, perlakukanlah para mayit itu sebaik-baiknya, jangan sakiti mereka karena suatu saat kalian juga akan menjadi mayit. Jika saat ini kalian menghormati para mayit yang kalian rawat, maka kelak jenazah kalian akan dimuliakan oleh Allah lewat para nakes dan perawat yang lemah lembut memperlakukan jenazah kalian, namun sebaliknya jika kalian kasar terhadap mayit, maka kelak jenazah kalian juga akan dihinakan oleh Allah.

Termasuk larangan bagi umat Islam yang ikut acara pemakaman ke kuburan, simaklah pesan Rasulullah SAW berikut ini: “Seandainya ada seseorang di antara kalian yang duduk di atas bara api hingga membakar pakaiannya, itu jauh lebih baik baginya daripada duduk di atas kuburan.” (HR. Muslim).

Duduk di atas kuburan atau pada batu nisan, entah itu di saat ada acara pemakaman, maupun saat berziarah ke makam keluarganya, ternyata termasuk menyakiti mayit yang dilarang oleh Syariat.(*)