Pemilik Warung yang Tawarkan Promosi Kecuali Jokowi Diperiksa Polisi, Azwar Siregar: Negara Demokrasi Model Apa?

[PORTAL-ISLAM.ID]  Demokrasi Indonesia di bawah kekuasaan PDIP sangat menurun terlihat pemilik warung yang memasang baliho promosi kecuali Jokowi diperiksa polisi.

“Baru baliho promo aja yang comot foto Presiden udah diperiksa? Kita negara demokrasi model apa ya?” kata pemerhati sosial dan politik Azwar Siregar di akun Twitter-nya @azwarsiregar.

Kata Azwar Siregar, di negara demokrasi, rakyat biasa mengkritik keras para pemimpinnya. “Coba cek akun Twitter para pemimpin negara demokrasi, bolak-balik dicaci maki rakyatnya,” paparnya.

Ia heran, Indonesia mengaku demokrasi tetapi pemilik warung yang mengkritik Jokowi langsung diperiksa polisi. “Lha, kita Indonesia yang ngaku-ngaku negara demokrasi juga,” ungkapnya.

Rizqa Rahman, pemilik warung makan bernama Kedai Ranjang 69 di Garut, Jawa Barat, tak menyangka harus berurusan dengan pihak kepolisian dan aparat pemerintahan setempat.

Padahal, itu tidak benar. Sebab, maksud kalimat itu sebenarnya justru memberikan keistimewaan kepada presiden.

“(Maksudnya kecuali Jokowi) kalau Pak Jokowi mau beli, saya gratiskan, tidak usah beli satu gratis satu,” kata Rizqa lewat sambungan telepon, Selasa (27/7/2021).