Nas Daily, Vlogger Israel Kena Batunya di Filipina Akibat Melecehkan Budaya Setempat

[PORTAL-ISLAM.ID]  Dalam beberapa hari terakhir, nama vlogger Israel, Nas Daily (Nuseir Yassin) tengah jadi perbincangan hangat.

Bukan karena prestasi atau hal positif lain, melainkan karena kontroversi yang kembali dibuatnya.

Nas Daily dituding telah melakukan eksploitasi dan pelecehan budaya Filipana.

Aktivis sosial Filipina dan pendiri Cacao Project, Louise de Guzman Mabulo, membongkar pengalaman tidak menyenangkan bersama vlogger Nas Daily Nuseir Yassin. Peristiwa itu terjadi ketika ia berkunjung ke kampung halamannya tahun 2019.

Louise menceritakan hal itu di akun facebooknya pada 5 Agustus kemarin dan menjadi sangat viral hingga dishare ratusan ribu (289 ribu).

Louise menyebut bahwa Nas Daily sudah bersikap kasar, mengejek aksen dan bahasa lokal, serta hanya peduli pada konten.

Peraih penghargaan Young Champions of the Earth oleh United Nations Environment Programme itu juga menuding Nuseir sebagai orang yang eksploitatif, serta memicu narasi neokolonialis menggunakan kebutuhan penduduk setempat agar mendapatkan validasi orang asing.

Menurut Louise, Nuseir juga berulang kali memanggil orang Filipina, petani, dan orang-orangnya, sebagai kampung halaman miskin.

"Dia mengatakan tidak ada yang ingin mendengar tentang petani atau pertanian, itu bukan konten yang dapat diklik. Dia tidak peduli tentang membuat perubahan atau menjelaskan masalah nyata," ujar Louise di status fbnya.

"Dia hanya menginginkan konten," tambahnya.

Menurut klaim Louise, Nas Daily tidak memperdulikan tentang petani atau usaha sosialnya.

Satu hal yang diinginkan oleh Nas Daily hanyalah konten dan certia bagus agar bisa mendapat pundi-pundi klik dengan mudah.

Nas Daily, sebagaimana diklaim Louise juga bersikap tidak sopan karena menolak makanan yang disediakan untuknya dan tidak mengucapkan terima kasih saat pergi.

Unggahan tersebut menjadi viral dan bahkan muncul petisi online "Persona non grata for Nuseir Yassin (Nas Daily) in the Philippines".

"Exploiting Indigenous Filipino culture and art for money. He clearly violated the IPRA Law (Indigenous Peoples Rights Act of 1997) Republic Act No. 8371, which is a Philippine law that recognizes and promotes the rights of indigenous cultural communities and indigenous peoples in the Philippines," isi petisi online https://www.change.org/p/philippine-government-persona-non-grata-for-nuseir-yassin-nas-daily-in-the-philippines.

Usai unggahan Louise viral, Nas Dailay kehilangan banyak pengikut di Facebook.

Dilansir dari Rappler, Nas Daily kehilangan totan 300 ribu followers pada Jumat (6/8/2021).