KHAWARIJ vs KHULAFAUR RASYIDIN

KHAWARIJ VS KHULAFAUR RASYIDIN

Golongan Khawarij sudah ada di akhir masa Khulafaur Rasyidin, bahkan bibitnya sudah muncul semenjak zaman Rasulullah. 

Lalu bagaimana Khulafaur Rasyidin menyikapi kelompok Khawarij tsb? Apakah langsung tumpahkan darahnya??? 

(Ini Khowarij asli loh ya, bukan KW, bukan Khawarij kaleng² atau "Khawarij Merah jambu", .....saya pribadi kurang sependapat  dg istilah² baru dan laqob² aneh tsb). 

Kembali ke topik, ...bagaimana sikap Khulafaur Rasyidin terhadap golongan Khawarij asli tsb? 

Apakah langsung tumpahkan darahnya atau bagaimana? 

Jika kita melihat sikap Khalifah Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu yang berhadap-hadapan langsung dengan mereka, niscaya kita bisa simpulkan dalam point-point berikut ini:

1. Khalifah Ali tidak mengkafirkan mereka, meskipun mereka mengkafirkan khalifah Ali.

2. Khalifah Ali mengutus seorang ulama yaitu Abdullah bin Abbas untuk berdialog dengan mereka dan membimbing mereka agar mau kembali ke jalan yg benar. Karena tujuan utamanya bukan menumpahkan darah mereka namun membuat mereka bertaubat dari kesalahannya. 

3. Mereka tidak diperangi selama tidak memerangi kaum muslimin, diberi hak ke masjid dan hak ke pasar.

4. Ketika mereka mengangkat senjata melawan pemimpin yang sah dan membunuhi kaum muslimin maka khalifah Ali baru memerangi mereka dengan senjata. 

5. Ketika terjadi perang fisik dengan Khawarij, maka khalifah Ali melarang pasukannya membunuh orang khawarij yang terluka, tidak mengejar orang yang lari dan tidak menawan yang kalah. 

6. Jika ada orang Khawarij yang mati, maka masih berlaku baginya tata pelaksanaan jenazah orang Islam kepadanya. 

Setidaknya beberapa point di atas, itulah sikap Khalifah Ali kepada kaum Khawarij yang benar² Khawarij. 

So..... 

Mari kita jelaskan kerusakan aqidah kaum Khawarij, bahaya dan penyelisihan mereka terhadap  Manhaj Salaf. Namun jangan pakai kaca mata orang barat untuk menghukum orang yang baru terduga khawarij (Teroris). 

Bahasa gampangnya: Khawarijnya belum pasti tapi tumpahkan darahnya sudah pasti... Ini cara orang barat. Padahal menumpahkan darah khawarij yang asli sekalipun itu ada aturannya.

Kita membenci pemikiran Khawarij Takfiri, tapi kita juga harus membenci islamophopia ala barat yang selalu menyudutkan Islam, bahkan itu terjadi di negeri islam dan dilakukan oleh orang² yang ngaku islam....mereka berkata: "jangan mengkafirkan orang non muslim, itu pikiran takfiri"....wallahul musta'an.

Kita eksis membantah yang pertama, tapi kita juga harus perhatian dengan yang kedua... Karena islamophopia itu juga bentuk kekufuran.. Islam itu pertengahan.

(Ustadz Fadlan Fahamsyah, Pembina di Ma'had Al Ihsan Surabaya)