Charta Politika: 65,9% Masyarakat Menyatakan Kondisi Ekonomi Saat Ini Buruk, Tingkat Kepuasan Jokowi-Amin Menurun

[PORTAL-ISLAM.ID] Charta Politika merilis hasil survei terbarunya yang menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat puas dengan kinerja pemerintah pusat. Namun, angka tersebut mengalami penurunan ketimbang survei di periode sebelumnya. 

"Kepuasan terhadap kinerja pemerintah berada pada angka 62,4 persen. Jika dibandingkan hasil survei pada periode sebelumnya, terhadap penurunan kepuasan terhadap kinerja pemerintah," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dalam rilis daringnya, Kamis (12/8/2021).  

Pada beberapa survei sebelumnya, tingkat kepuasan tertinggi masyarakat terhadap pemerintah terjadi pada Juli 2020 sebesar 67,2 persen. Sedangkan pada Maret 2021, tingkat kepuasan masyarakat sebesar 65,3 persen. 

"Sebanyak 34,1 persen responden mengaku tidak puas dengan kinerja pemerintah. Sedangkan 3,5 persen lainnya tidak menjawab dan tidak tahu," ujar Yunarto. 

Ia menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi persoalan yang paling dikeluhkan oleh masyarakat yang berkaitan dengan kinerja pemerintah. Pertama adalah penanganan Covid-19 sebesar 31,5 persen, lalu harga kebutuhan pokok sebesar 22,1 persen, dan terakhir adalah peluang lapangan pekerjaan sebesar 11,9 persen. 

"Susah mencari lapangan pekerjaan 11,9 persen, infrastruktur jalan yang tidak memadai 4,3 persen dan biaya berobat yang mahal 4,2 persen," kata dia.

Terkait kondisi ekonomi Indonesia saat ini, kata dia, 65,9 responden menyatakan sangat buruk atau buruk. Sementara itu, 31,7 responden menilai baik atau sangat baik.

"Terdapat 65,9% responden yang menyatakan kondisi ekonomi saat ini sangat/buruk," kata dia.

Meski begitu, Yunarto mengatakan 60,5 persen responden masih optimis ekonomi Indonesia akan lebih baik di tahun depan.

Survei melibatkan 1.200 responden yang diwawancara secara tatap muka pada 12-20 Juli 2021. Margin of error survei 2,83 dengan tingkat kepercayaan 95 persen.(*)