Tere Liye: Bloomberg ini kayaknya dengki banget lihat Indonesia!

Kayaknya Bloomberg ini sentimen banget dengan Indonesia. Februari tahun ini, mereka bikin prediksi, jika vaksinasi di Indonesia akan selesai 10 tahun lagi. 

Kesel dong baca pendapat si Bloomberg itu, maka pejabat kita yang sangat gagah perkasa langsung hajar itu Bloomberg, 'Suruh belajar lagi itu Bloomberg'. Mantap!

Nah, sekarang, bulan Juli, mereka menyatakan jika Indonesia ada di ranking 53, alias paling bawah dari 53 negara yg mereka riset dalam daftar ketahanan menghadapi pandemi. 

Ampun dah, Bloomberg ini kayaknya dengki banget lihat Indonesia.

Coba lihat screenshot dari daftar tsb. Kita di bawah sekali. Ngaco ini daftarnya. 

Bloomberg ini tahu tidak, pandemi di Indonesia itu terkendali sejak 2019. Pemimpin Indonesia bahkan telah berhasil menyelesaikan masalah ini sejak 2018, dua tahun sebelum pandemi-nya muncul. 

Suruh belajar lagi lah ini Bloomberg. Mana ada pandemi di sini serius. Semua sudah the best. Nanti kamu ditunjukin ke wajahmu baru nangis. Digampari, ditampoli baru minta maaf. 

Bloomberg ini menyesatkan.

Btw, 
Terlepas dari ranking sok tahu Bloomberg ini, kalian yakin saja. Mau apapun, mau bagaimana pun, pandemi itu bakal selesai sendiri. Planet Bumi itu sdh berkali2 kena pandemi, selesai. Itu sudah rumus alamnya begitu. Bahkan saat kita tdk perlu berbuat apapun, beres sendiri. Hanya saja yg jadi masalah, setelah pandemi selesai, kita ada di mana posisinya? Negara2 lain sudah lari jauh, kita sih tetap selesai pandemi, tapi dimana? Makin terbelakang. 

Ranking ini penting sesekali dilihat. Sama kayak lihat ranking utang. Tenang saja, di LN utang juga banyak. Ngapain harus ribut. Sama. Pandemi. Ah, di LN juga banyak pandemi. 

Lagian, nomor buncit itu soal persepsi tok. Besok2, kita ubah daftarnya kan bisa, ubah peraturan saja bisa. Mudah.

(By Tere Liye, penulis novel 'Negeri Para Bedebah')

*fb