Rasis? TV Korsel Dinilai Permalukan RI di Olimpiade Tokyo: GDP Rendah, 6% Penduduknya Terinfeksi Covid

[PORTAL-ISLAM.ID]  Korea Selatan kini tengah menjadi sorotan lantaran dinilai mempermalukan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 dan juga menyinggung beberapa negara dunia lainnya.

Untuk Indonesia sendiri, pada acara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020, televisi nasional Korea Selatan, MBC dianggap bertindak terlalu jauh, bahkan rasis.

Mereka dinilai sangat keterlaluan dalam menyiarkan defile atau parade kontingen saat seremoni pembukaan.

Sebagai informasi, MBC mengenalkan sejumlah negara dengan simbol-simbol dan keterangan yang membuat banyak pihak tersinggung.

Selain deskripsi tidak masuk akal dan diskriminatif, MBC juga melakukan banyak kekeliruan faktual.

Pertama, saat kontingen Indonesia yang diwakili oleh atlet Nurul Akmal (angkat besi) dan Rio Waida (selancar) memasuki area parade, MBC mendeskripsikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia.

“Sedikit informasi mengenai Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia, negara dengan penduduk terpadat di dunia urutan ke-4, memiliki GDP rendah, vaksinasi rendah, dan 6 persen penduduknya terinfeksi Covid-19,” ujar MBC, seperti dikutip  dari Insertlive pada Senin, 26 Juli 2021.

Anehnya, hanya Indonesia yang mereka perkenalkan sebagai negara dengan lonjakan tinggi kasus Covid-19 sehingga dianggap banyak pihak tidak sopan.

Mereka bahkan menggunakan foto peta Indonesia dengan penempatan lokasi yang salah karena titik keterangan malah menunjukkan Malaysia.

Selain itu, mereka juga rupanya menyinggung beberapa negara dunia lainnya yang menjadi peserta olimpiade.

Contohnya, mereka menampilkan foto seorang drakula terpampang pada identitas negara Rumania saat para atletnya memasuki area seremoni.

Hal yang luar biasa keterlaluan lainnya adalah ketika para atlet Republik Kepulauan Marshall berbaris, MBC mengatakan kepada pemirsanya ,”Itu adalah negara situs uji coba nuklir untuk Amerika Serikat.”

Sementara itu, negara Italia direpresentasikan dengan pizza dan China dengan foto peta Wuhan sebagai pusat penyebaran awal virus Covid-19 di dunia.

Entah kurang empati atau memang staf produksi MBC yang tidak memiliki pengetahuan luas, mereka pun menggunakan gambar tembok perbatasan antara Israel-Palestina saat memperkenalkan atlet Palestina.

Selanjutnya, momen yang juga membuat banyak orang terbelalak adalah Haiti direpresentasikan dengan foto insiden kerusuhan besar yang pernah melanda salah satu negara di Karibia tersebut.

Lalu, MBC memakai gambar chernobyl saat mengenalkan Ukraina hingga dinilai sangat tidak memiliki perasaan.

Sebab, chernobyl adalah bencana kecelakaan reaktor nuklir terburuk dalam sejarah dunia. Lebih kurang 8,5 juta orang terpapar radiasi dan sekitar 500 ribu orang meninggal dunia.

Kemudian, ketika atlet Suriah masuk, mereka memperkenalkannya sebagai negara dengan kekayaan sumber bawah tanah, tetapi menderita perang saudara selama 10 tahun.

Kesalahan fatal dilakukan MBC saat mengenalkan Micronesia yang berada di Samudra Pasifik, tetapi mereka justru memakai peta Atlantik.

Sementara untuk menggambarkan negaranya sendiri, diduga ingin mengubur fakta sejarah yang pernah menjadi negara sangat miskin, Korea Selatan malah menggunakan foto boyband BTS.

Berdasarkan laporan Korea Times, tindakan MBC ini telah memicu reaksi keras para pengguna media sosial atau netizen dunia. [terkini]