Usai Heboh Mau Ludahi Anies Baswedan, Komisaris BUMN Kemal Arsjad Akhirnya Tutup Akun Twitter

[PORTAL-ISLAM.ID]  Kicauan komisaris BUMN Kemal Arsjad melalui akun twitternya @kemalarsjad bikin heboh warga twitter.

Kemal Arsjad melontarkan cacian terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Halah... Bangsat bener lah nih orang. Kalo ketemu gw ludahin mukanya," kata Kemal Arsjad di akun twitternya @kemalarsjad, Sabtu (26/6/2021). 

Kemal Arsjad mengomentari berita KOMPAS TV terkait pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan judul "Anies: RS di DKI Masih Mampu Tampung Pasien Covid-19".

Diketahui Kemal Arsjad baru diangkat sebagai Komisaris BUMN PT Askrindo (Asuransi Kredit Indonesia) pada 18 Januari 2021 oleh Menteri BUMN Erick Thohir. 

Selama ini dia berprofesi sebagai produser film.

Setelah kicauannya heboh dan menuai kecaman luas, Kemal Arsjad sempat minta maaf di akun twitternya. Tapi permintaan maaf pertamanya itu tidak jelas, hanya berisi ngeles dirinya, tidak juga minta maaf ke Anies Baswedan.

Dan hari ini, Selasa (29/6/2021), Kemal Arsjad akhirnya menutup akun twitternya (https://twitter.com/kemalarsjad)

Sebelum menutup akun twitternya, Kemal Arsjad sempat memposting di akun twitternya permintaan maaf kedua.

Permintaan maaf kali ini secara resmi ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri BUMN Erick Thohir, segenap insan BUMN dan masyarakat Indonesia.

"Secara khusus saya menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur DKI, Bapak Anies Baswedan, keluarga dan pihak-pihak terkait. Kejadian ini sepenuhnya adalah kesalahan saya pribadi. Apapun yang melatarbelakangi perasaan saya, tidak ada satu pun alasan yang bisa membenarkan saya untuk memperlakukan pihak lain secara tidak adil dan tidak hormat," tulisnya.

Kemal juga meminta maaf kepada Erick Thohir. Apalagi, selama ini Erick selalu mendorong penerapan nilai akhlak.

"Saya juga memohon maaf kepada Bapak Erick Thohir yang selama ini telah berjuang mendorong diterapkannya nilai AKHLAK dalam setiap perilaku dan tindakan segenap insan BUMN. Saya bertekad untuk menjunjung tinggi sikap integritas yang selalu beliau contohkan, dan akan berusaha memperbaiki diri untuk menjadi manusia yang lebih baik," ujarnya.

[Permintaan maaf lengkap terlampir di bawah]